Leonardo DiCaprio (Foto: Instagram)
Leonardo DiCaprio (Foto: Instagram)

Leonardo DiCaprio Ikut Soroti Karhutla Indonesia, Ungkap Nasib Orangutan Terjebak Api

Basuki Rachmat • 04 Oktober 2026 18:51
Ringkasnya gini..
  • Leonardo DiCaprio menyoroti karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang mengancam lingkungan, satwa liar, dan masyarakat.
  • Karhutla membakar sekitar 800 ribu hektare hutan serta membuat jutaan orang terpapar asap dan habitat orangutan terancam.
  • Leonardo DiCaprio mengapresiasi upaya pemerintah, pemadam kebakaran, masyarakat, dan organisasi konservasi menyelamatkan satwa terdampak.
Bandung: Aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio turut menyoroti bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Perhatian tersebut disampaikan Leonardo melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @leonardodicaprio, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. 

Dalam unggahannya, ia menyoroti dampak kebakaran terhadap lingkungan, perubahan iklim, hingga keberlangsungan satwa liar di Indonesia.

Leonardo menyebut lebih dari 800 ribu hektare hutan di wilayah Kalimantan dan Sumatera telah terbakar. Ia juga mengingatkan bahwa perubahan iklim turut membuat kawasan hutan semakin rentan terhadap kebakaran.

"Lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800 ribu hektare hutan telah terbakar di wilayah Borneo dan Sumatra. Klik tautan di bio untuk mengetahui informasi selengkapnya," tulis Leonardo DiCaprio.

"Perubahan iklim membuat hutan di Borneo semakin kering, panas, dan rentan terbakar. Kebakaran tersebut sering kali dipicu oleh aktivitas manusia untuk membuka hutan menjadi lahan pertanian," ungkapnya.
 
Menurut Leonardo, kebakaran di kawasan lahan gambut juga menjadi persoalan serius karena dapat melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer. Kondisi tersebut berpotensi memperburuk krisis iklim sekaligus mengancam keanekaragaman hayati.

"Ketika lahan gambut yang kaya karbon seperti ini terbakar, jumlah karbon yang tersimpan di dalamnya dalam jumlah besar ikut dilepaskan ke atmosfer. Kondisi ini semakin memperparah krisis iklim dan keanekaragaman hayati," lanjutnya.

Tak hanya menyoroti dampak lingkungan, Leonardo juga mengungkap kondisi masyarakat dan satwa liar yang terdampak kebakaran. Ia menyebut jutaan orang telah terpapar asap kebakaran hutan, sementara habitat orangutan Kalimantan terus terancam akibat api yang meluas.

"Lebih dari 5 juta orang telah terpapar asap kebakaran hutan. Orangutan Kalimantan juga terlihat melarikan diri dari hutan yang terbakar ketika habitat mereka semakin menghilang," tutur Leonardo.

Leonardo kemudian membagikan kondisi salah satu orangutan yang berhasil diselamatkan dari kawasan terdampak kebakaran. Satwa tersebut kini tengah menjalani perawatan setelah dievakuasi oleh pihak berwenang bersama organisasi konservasi.

"Orangutan dalam foto ini berhasil diselamatkan oleh BKSDA Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation dan kini sedang mendapatkan perawatan dari dokter hewan," ungkapnya.

Selain orangutan, Leonardo turut menyoroti ancaman terhadap owa janggut putih Kalimantan. Satwa yang sebagian besar hidup di atas pepohonan tersebut dinilai memiliki ruang gerak yang sangat terbatas ketika habitatnya dilalap api.



"Sementara itu, owa janggut putih Kalimantan yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas pepohonan memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk menyelamatkan diri ketika api mulai melalap hutan di sekitarnya," sambungnya.
 
Di akhir unggahannya, Leonardo mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran serta penyelamatan satwa terdampak.

"Pemerintah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, masyarakat lokal, organisasi konservasi, penyelamat satwa liar, serta para peneliti turut bekerja untuk menangani kebakaran ini," tutup Leonardo DiCaprio.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA