Melansir laporan Soompi pada Senin, 9 Maret 2026, pihak agensi mengungkap bahwa mereka telah mengidentifikasi sejumlah unggahan di komunitas daring maupun platform media sosial yang berisi ujaran kebencian, perundungan, hingga fitnah terhadap Jennie.
Dalam pernyataan resminya, OA Entertainment menegaskan bahwa pihaknya memandang persoalan ini dengan sangat serius, terutama karena meningkatnya penyebaran konten palsu yang dinilai dapat merusak reputasi sang idol.
“Secara khusus, kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius karena terjadi peningkatan peredaran konten palsu yang bertujuan merusak reputasi artis, serta tindakan yang melanggar privasinya, termasuk mengganggu waktu pribadinya dan upaya untuk mengikuti pergerakannya,” tulis pernyataan resmi OA Entertainment.
Agensi juga menegaskan tengah mempersiapkan langkah hukum, termasuk pengaduan pidana terhadap berbagai tindakan yang dinilai melanggar hak-hak Jennie, mulai dari pencemaran nama baik hingga pelanggaran hak atas potret dan kekayaan intelektual lainnya.
Selain itu, OA Entertainment memastikan akan meningkatkan pemantauan di berbagai platform media sosial untuk menindak penyebaran informasi palsu maupun konten yang mencemarkan nama baik Jennie.
“Kami juga dengan tegas menyatakan bahwa tidak akan ada keringanan ataupun penyelesaian damai dalam proses ini," lanjutnya.
OA Entertainment juga mengajak para penggemar untuk turut membantu dengan melaporkan temuan konten bermasalah yang berkaitan dengan Jennie. Laporan dan materi yang relevan dapat dikirimkan melalui email protect@oddatelier.net untuk ditinjau lebih lanjut.
“Kami akan terus melakukan yang terbaik melalui pemantauan yang berkelanjutan untuk memastikan tidak hanya artis kami, tetapi juga para penggemar yang mendukungnya, dapat terlindungi dari tindakan yang merugikan,” tutup OA Entertainment.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News