Jakarta: Presenter Anwar Sanjaya atau yang lebih dikenal sebagai Anwar BAB telah menyelesaikan pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang melibatkan Hanania Travel.
Usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Rabu, 10 Juni 2026, Anwar mengaku bersikap kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.
Ia juga mengambil langkah untuk menyerahkan seluruh uang saku yang pernah diterimanya dari Hanania Travel kepada penyidik sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan kerugian para jemaah yang terdampak.
“Uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian guna memulihkan (kerugian) jemaah-jemaah yang terdampak,” ujar Anwar BAB di Polda Metro Jaya, dikutip dari Metrotvnews.com pada Kamis, 11 Juni 2026.
Anwar juga menegaskan bahwa ia telah menyerahkan seluruh uang saku yang diterimanya dari Hanania Travel. Namun saat ditanya nominal oleh awak media, ia enggan untuk membeberkan jumlah pastinya.
"Kalau uang sakunya, itu bukan kapasitas aku untuk menyebutkan nominal, tapi aku sudah menyerahkan seluruhnya kepada pihak polisi," lanjutnya.
Presenter berusia 33 tahun itu juga membantah menerima aliran dana dalam bentuk pembayaran atau keuntungan finansial dari Hanania Travel. Menurutnya, kerja sama yang pernah dijalin dengan perusahaan tersebut hanya berupa barter promosi dan fasilitas perjalanan umrah.
Anwar mengaku turut prihatin atas nasib para jemaah yang gagal berangkat menjalankan ibadah umrah akibat kasus yang kini tengah bergulir. Ia berharap proses hukum yang berjalan dapat memberikan keadilan bagi seluruh korban.
"Mudah-mudahan dengan jawaban Anwar sekarang bisa mewakili semua pertanyaan-pertanyaan besar dari masyarakat. Insya Allah nanti temen-temen dapat keadilan seadil-adilnya," tutup Anwar BAB.
Dalam agenda pemeriksaan kali ini, Anwar diperiksa bersama pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid yang juga memenuhi panggilan penyidik pada hari yang sama.
Sebelumnya, sejumlah influencer dan publik figur turut dimintai keterangan oleh penyidik lantaran pernah bekerja sama dalam aktivitas promosi Hanania Travel. Penyidik diketahui tengah mendalami berbagai informasi terkait pola promosi digital (endorsement) hingga aliran dana yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang melibatkan Hanania Travel sendiri masih menjadi perhatian publik. Dalam perkara ini, Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan