Jakarta: Selebgram dan infuencer dokter Reza Gladys akhirnya menuntaskan pendidikan Magister Biomedis bersama sang suami, dr. Attaubah Mufid. Keduanya berhasil meraih gelar Magister Biomedis (M.Biomed) dari Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia dengan predikat cumlaude.
Pencapaian tersebut terasa istimewa karena Reza dan Attaubah menjalani pendidikan magister di tengah kesibukan masing-masing. Keduanya tetap menjalankan aktivitas sebagai dokter, mengurus pekerjaan, sekaligus menjalani tanggung jawab dalam keluarga.
Reza dan Attaubah bahkan mampu menyelesaikan pendidikan Magister Biomedis dalam waktu kurang dari dua tahun. Bagi Reza, perjalanan akademik tersebut menjadi pengalaman penting untuk terus mengembangkan pengetahuan di bidang kesehatan.
“Perjalanannya tidak mudah. Kami belajar bahwa ilmu harus terus di-upgrade agar pelayanan ke pasien juga semakin baik. Alhamdulillah dimudahkan semuanya dan mendapat dukungan keluarga,” ujar Reza Gladys kepada wartawan.
Menurut Reza, tantangan terbesar selama kuliah bukan hanya berkaitan dengan tugas akademik. Dia harus pintar membagi waktu antara jadwal perkuliahan, praktik sebagai dokter, pekerjaan, dan kehidupan keluarga.
Kesibukan tersebut membuat Reza dan Attaubah perlu menyusun jadwal dengan cermat. Apalagi, keduanya sama-sama menjalani pendidikan sehingga waktu untuk kuliah harus disesuaikan dengan aktivitas profesional dan urusan keluarga.
“Kuliah bareng suami menyenangkan ya, dan tentu ada kesulitannya seperti mengatur jadwal kuliah dengan jadwal praktik dan mengurus perusahaan serta keluarga juga,” tutur Reza.
Dari berbagai tahapan pendidikan yang dijalani, Reza mengaku ada satu momen yang paling membuatnya tegang. Momen tersebut terjadi ketika dia harus menghadapi ujian tesis sebagai bagian dari proses menyelesaikan pendidikan magister.
Dalam ujian tersebut, Reza harus mempresentasikan hasil penelitian sekaligus mempertanggungjawabkan temuannya di hadapan para penguji. Kehadiran sejumlah dokter dan profesor di ruang ujian membuat pengalaman tersebut terasa semakin menantang.
“Saat ujian tesis menegangkan karena pengujinya para dokter hebat dan profesor. Alhamdulillah semua bisa dilalui,” ungkapnya.
Meski sempat merasa tegang, Reza akhirnya berhasil melewati tahapan tersebut hingga dinyatakan lulus. Momen wisuda bersama suami pun menjadi penutup dari perjalanan akademik yang mereka jalani secara berdampingan.
Bagi Reza, gelar Magister Biomedis bukan sekadar pencapaian akademik atau tambahan gelar di belakang nama. Pendidikan tersebut menjadi bekal untuk memperbarui wawasan dan memperkuat pengetahuan yang dapat diterapkan dalam pelayanan kepada pasien.
Sementara itu, Attaubah memandang kelulusan mereka sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang. Dia berharap ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan dapat dikembangkan melalui kegiatan penelitian dan kontribusi di bidang kesehatan.
"Gelar ini bukan akhir, tapi awal untuk berkontribusi lebih luas di bidang riset dan kesehatan masyarakat," tutup Attaubah.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan