Mieke Wijaya (paling kanan) dalam film Tiga Dara (Foto: SA Film)
Mieke Wijaya (paling kanan) dalam film Tiga Dara (Foto: SA Film)

Mengenang Mieke Wijaya lewat Film Ikonik Tiga Dara

Hiburan Artis Meninggal Sineas Meninggal
Agustinus Shindu Alpito • 04 Mei 2022 00:06
Jakarta: Mundur ke belakang, tepatnya pada 1957, lahir sebuah film yang kelak menjadi salah satu ikon dunia sinema Indonesia. Film berjudul Tiga Dara itu menggambarkan gairah para sineas muda Indonesia di tengah semaraknya teknologi rekam dan geliat industri perfilman dunia era 50-an.
 
Tiga Dara dirilis kurang dari sewindu dari perilisan film pertama yang diproduksi oleh sineas Indonesia, yaitu Darah dan Doa (1950). Menariknya, meski terbilang sebagai film Indonesia mula-mula, eksplorasi cerita yang disajikan sangat menarik. 
 
Naskah Tiga Dara ditulis oleh Usmar Ismail dan M. Alwi Dahlan. Usmar Ismail sekaligus duduk sebagai sutradara dalam proyek film berdurasi 115 menit ini. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti judulnya, film ini mengisahkan tentang tiga perempuan bernama Nunung (Chitra Dewi), Nana (Mieke Wijaya), dan Nenny (Indriati Iskak). Premis film ini adalah sang nenek yang ingin Nunung segera menikah dan punya anak. Nunung dalam film itu diceritakan sudah berusia 29 tahun, hal ini membuat sang nenek ketar-ketir memikirkan nasib Nunung.
 
Kisah berlanjut dengan upaya sang nenek yang meminta bantuan anaknya - ayah dari Nunung - untuk mencarikan jodoh. Tak ketinggalan dua adik Nunung dimintai bantuan.
 
Usmar Ismail dalam film ini berhasil menggarap cerita yang ringan dengan sarat komedi dan sangat menghibur. Film ini lantas memenangkan penghargaan Piala Citra dalam ajang Festival Film Indonesia tahun 1960.
 
Pada 2016, film Tiga Dara direstorasi oleh SA Films. Proses restorasi yang dilakukan di laboratorium L'immagine Ritrovata di Bologna dan memakan biaya sebesar Rp3 miliar. Awalnya rencana restorasi datang dari Eye Museum, Amsterdam, Belanda. Namun, pada waktu itu Eye Museum mengalami kesulitan pendanaan, sehingga proses restorasi diambil alih oleh SA Films.
 
Mieke Wijaya, satu dari tiga bintang utama film ini meninggal dunia pada hari kedua Lebaran 2022, yaitu pada Selasa, 3 Mei 2022.
 
Meski saat membintangi film itu usia Mieke kira-kira baru 17 tahun, namun akting Mieke sebagai Nana luar biasa. Pada era itu bintang film belum sebanyak sekarang. Apa yang dilakukan Mieke lewat film Tiga Dara dan film-film lain yang dia bintangi di awal perjalanan sinema Indonesia tentu memberi inspirasi dan membuka jalan lebih luas kepada talenta-talenta perfilman nasional.
 
Selamat jalan, Mieke Wijaya. Karyamu abadi dan pengabdianmu pada perfilman Indonesia akan selalu kami kenang.
 


 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif