Berbincang bersama Andre Taulany dan Gading Marten, Ariel mengakui standar serta berbagai pertimbangan pribadi membuatnya tidak mudah menemukan pendamping hidup.
"Itu pasti ada dong, milih ada, tapi ada juga kerjaan lain, keperluan lain, jadi banyak yang dipikirin," ungkap Ariel.
Pelantun hits "Separuh Aku" itu secara jujur menyebut sikap picky yang ia miliki kini menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, menemukan sosok yang benar-benar cocok untuk melangkah ke jenjang lebih serius bukan perkara mudah.
"Sesusah itu nyarinya," ungkap Ariel.
Ariel menceritakan bahwa selama ini ia bukannya menutup diri. Ia mengaku sudah beberapa kali mencoba menjalin hubungan dengan perempuan, namun perjalanan cintanya selalu menemui jalan buntu karena masalah kecocokan.
"Ada tahap nyari pacar tapi nggak cocok, nggak cocok, nggak cocok," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Ariel telah menyandang status duda selama kurang lebih 18 tahun sejak bercerai dari Sarah Amalia pada 2008 silam. Meski lama sendiri, Ariel membantah anggapan publik yang menilai dirinya sudah tidak tertarik untuk menikah lagi.
Alih-alih terlalu nyaman sendiri, Ariel justru lebih mengkhawatirkan gaya hidupnya yang membutuhkan banyak ruang pribadi atau me time. Ia khawatir kebiasaannya ini akan memicu kesalahpahaman jika ia memiliki pasangan nanti.
"Kalau menurut gue pribadi, gue tuh banyak me time-nya. Jadi kalau punya pasangan, me time-nya bermasalah, maksudnya kalau gue mau ini dulu entar disangka bosan atau apa," tutup Ariel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News