Bruce Willis (Foto: instagram)
Bruce Willis (Foto: instagram)

Keluarga Dukung Bruce Willis Donorkan Otak Setelah Meninggal Dunia

Elang Riki Yanuar • 05 Mei 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Bruce Willis putuskan donasikan otak untuk riset FTD, langkah ini jadi harapan baru bagi pengembangan pengobatan penyakit langka tersebut.
  • Keluarga dukung keputusan Bruce Willis meski emosional, demi bantu penelitian dan pasien lain yang alami demensia frontotemporal.
  • Kondisi Bruce Willis terus menurun sejak 2023, donasi otak jadi warisan penting bagi dunia medis dan penelitian penyakit saraf.
Jakarta: Aktor legendaris Bruce Willis mengambil keputusan besar dengan menyetujui untuk mendonasikan otaknya demi kepentingan penelitian medis setelah ia meninggal nanti. 
 
Langkah ini menjadi bentuk kontribusinya dalam mendukung riset tentang Frontotemporal Dementia (FTD), penyakit langka yang telah ia alami sejak 2023 dan sampai sekarang masih belum memiliki pengobatan yang benar-benar efektif. 
 
Keputusan tersebut bukan hanya sekadar tindakan pribadi, tetapi juga mencerminkan kepedulian Bruce terhadap perkembangan dunia medis, khususnya dalam upaya melawan penyakit saraf yang kompleks.

Melalui donasi ini, para ilmuwan diharapkan bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai FTD, sehingga peluang untuk menemukan terapi atau metode pengobatan yang lebih efektif di masa depan bisa semakin terbuka.
 
Pihak keluarga menyadari bahwa keputusan ini tidaklah mudah, terutama dari sisi emosional. Namun, mereka melihatnya sebagai langkah yang bermakna juga sebagai harapan bagi para pasien lain yang tengah berjuang melawan penyakit serupa. Para peneliti pun optimis bahwa kontribusi ini dapat membantu membuka jalan menuju penemuan pengobatan baru.
 
Seperti diketahui, Bruce Willis didiagnosis mengidap demensia frontotemporal sejak 2023. Sejak saat itu, ia mulai mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan. Pada Juli 2025, kondisinya dilaporkan semakin menurun, dengan gejala seperti kesulitan berbicara, membaca, hingga berjalan. 
 
Kini, ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di tengah kondisi kesehatannya yang terus menurun. Dukungan pun datang dari orang-orang terdekat, termasuk mantan istrinya, Demi Moore. 
 
Demensia frontotemporal sendiri merupakan jenis demensia yang lebih jarang dibandingkan Alzheimer, namun memiliki dampak yang signifikan. Penyakit ini menyerang bagian lobus frontal otak, yang berperan dalam mengatur perilaku, emosi, serta kemampuan komunikasi. Akibatnya, penderita bisa mengalami perubahan kepribadian, kesulitan berinteraksi sosial, hingga gangguan dalam berpikir dan berbicara.
 
Istri Bruce, Emma Heming Willis, mengungkapkan bahwa keputusan untuk mendonorkan otak ini telah melalui pertimbangan panjang. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi Bruce yang semakin sulit berkomunikasi, baik dalam berbicara maupun memahami percakapan sehari-hari. Perubahan perilaku yang cukup drastis akibat penyakit tersebut juga turut mempengaruhi kehidupan sosialnya. 
Dengan dukungan penuh dari keluarga, langkah ini diharapkan bisa memberikan dampak besar bagi dunia medis. Donasi tersebut menjadi semacam warisan berharga dari Bruce Willis, bukan hanya sebagai aktor besar, tetapi juga sebagai sosok yang berkontribusi dalam membantu masa depan pengobatan penyakit seperti FTD.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA