Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Sebelum berpulang, sang seniman diketahui tidak memiliki riwayat penyakit dalam.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Den Baguse Ngarso tidak kunjung bangun dari tidurnya hingga sore hari. Setelah melapor ke ketua RW setempat, keluarga membawa Den Baguse Ngarso ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, setibanya di rumah sakit, Den Baguse Ngarso dinyatakan telah meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB.
Baca Juga :
Vokalis Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia
Perjalanan Karier dan Teater Gandrik
Den Baguse Ngarso, yang lahir pada 5 Januari 1959 dengan nama asli Susilo Nugroho, mulai menekuni seni peran sejak masa sekolah menengah pada 1977. Popularitasnya melejit berkat peran sebagai Den Baguse Ngarso dalam serial Mbangun Deso di TVRI Yogyakarta.Dalam acara tersebut, ia memerankan sosok priyayi angkuh, sok tahu, berlidah tajam, dan selalu ingin menang yang berhasil mencuri perhatian penonton.
Kariernya di panggung seni semakin menguat ketika pada 1983, ia bersama Heru Kesawa Murti, Jujuk Prabowo, Sepnu Heryanto, dan Saptaria Handayaningsih mendirikan Teater Gandrik.
Sepanjang kariernya, Den Baguse Ngarso kerap dipercaya menjadi pemeran utama dalam berbagai pementasan kelompok tersebut. Hal ini menjadikannya salah satu figur penting yang berperan besar dalam perkembangan teater di Indonesia.
Baca Juga :
Pelawak Senior Topan Sugianto Meninggal Dunia
Karya Film Den Baguse Ngarso
Film Panjang
- Preman in Love (2009)
- Ayat-Ayat Adinda (2015)
- Ipar adalah Maut (2024)
- Sah! Katanya… (2025)
- Menuju Pelaminan (2025)
Film Pendek
- Lemantun (2014)
- Nusabrata (2022)
- Mawawisa (2022)
Baca Juga :