Dalam pesan yang diterima oleh Medcom.id, Eugene Panji meninggal dunia pada sore hari di RS Siloam Cinere, Depok.
“Innalillahi wa innalillahi rojiuun. Mengabarkan berita duka. Telah berpulang sutradara Eugene Panji, sore ini di RS Siloam Puri Cinere,” tulis pesan tersebut.
Pengirim pesan meminta agar masyarakat memaafkan kesalahan mendiang Eugene Panji dan mendoakannya.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum. Doa terbaik untuk mas eugene dan keluarga yang ditinggalkan,” pungkas sang pengirim pesan.
Hingga artikel ini ditulis, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya Eugene Panji.
Karier Visual dan Musik
Eugene Panji merupakan seorang sutradara, produser, dan penata artistik asal Indonesia yang memulai jejak karier kreatifnya dari balik layar pembuatan iklan televisi serta video klip musik. Lahir di Jakarta pada 29 Agustus 1973, ia telah menggarap berbagai karya visual untuk musisi papan atas Tanah Air, mulai dari Slank, Agnez Mo, Tompi, ADA Band, Cokelat, hingga Govinda.Kiprah Layar Lebar dan Sosial
Kiprahnya di layar lebar dimulai lewat film debut Cita-Citaku Setinggi Tanah (2012)—sebuah karya yang seluruh keuntungannya disumbangkan untuk penderita kanker anak. Karyanya kian beragam melalui film musikal anak-anak Naura & Genk Juara (2017), film aksi drama bertema peristiwa bom Thamrin 22 Menit (2018), hingga drama romantis Bangsatnya Cinta Pertama (2023).Di luar industri perfilman, Eugene juga aktif menggerakkan ekosistem kreatif dan bisnis lokal sebagai pendiri ruang kumpul serta kuliner, seperti Paviliun 28 dan Longkang Kotagede.
Baca Juga :
Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda