Mark NCT Pakai Kaus Bendera Konfederasi Amerika (Foto: X)
Mark NCT Pakai Kaus Bendera Konfederasi Amerika (Foto: X)

Mark Lee Eks NCT Minta Maaf Usai Pakai Kaus Simbol Rasisme

Rafi Alvirtyantoro • 24 Juni 2026 17:51
Ringkasnya gini..
  • Mark Lee meminta maaf setelah kaus bergambar bendera Konfederasi yang dikenakannya memicu kontroversi dan kritik publik.
  • Agensi Upper Room menegaskan Mark Lee menolak rasisme serta berjanji memperketat proses pemilihan kostum dan konten.
  • Kontroversi Mark Lee bermula dari simbol bendera Konfederasi yang kerap dikaitkan dengan perbudakan dan supremasi kulit putih.
Jakarta: Mark Lee, mantan anggota grup K-pop NCT, meminta maaf terkait atribut bendera Konfederasi Amerika yang ia kenakan hingga menuai kontroversi.
 
Melalui agensinya, Upper Room, Mark meminta maaf atas kejadian tersebut. Ia menyadari bahwa aksinya telah menimbulkan kekhawatiran dan kekecewaan bagi banyak pihak.
 
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan bagi banyak pihak akibat kaus vintage yang terlihat dalam foto-foto rilisan terbaru," jelas Upper Room, dikutip dari The Chosun Daily, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Penyanyi yang mengakhiri kontraknya dengan SM Entertainment pada April lalu ini mengaku menyesal atas kontroversi yang timbul akibat penggunaan atribut tersebut.
 
"Terlepas dari apa pun niat awalnya, kami sadar bahwa seharusnya kami bisa lebih berhati-hati. Kami sangat menyesali kelalaian ini," ujar Upper Room.

Komitmen Menolak Rasisme

Pihak agensi pun meminta maaf dan menegaskan bahwa mereka beserta artisnya menolak tindakan rasisme dan diskriminasi.
 
"Upper Room beserta artis kami dengan tegas menolak rasisme, kebencian, diskriminasi, serta segala bentuk eksklusi maupun kefanatikan," tegas Upper Room.
 
"Kami meminta maaf yang setulus-tulusnya atas luka dan keresahan yang timbul akibat insiden ini," lanjutnya.
 
Dengan adanya kejadian ini, Upper Room akan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk memperketat peninjauan internal, baik dalam pemilihan kostum maupun proses persetujuan konten.
 
"Kami menerima setiap masukan dan kekhawatiran dari masyarakat dengan sangat serius, dan berkomitmen untuk bertindak dengan tanggung jawab, kesadaran, serta kehati-hatian yang lebih besar di masa mendatang," pungkas Upper Room.  

Sejarah Bendera Konfederasi

Sebelumnya, foto-foto Mark yang mengenakan kaus bermotif bendera Konfederasi sempat memicu gelombang protes dari publik.
 
Sebagai informasi, Konfederasi Amerika (Confederate States) dibentuk pada tahun 1861 oleh 11 negara bagian di Amerika Serikat bagian selatan yang memisahkan diri demi mempertahankan sistem perbudakan.
 
Oleh karena itu, bendera Konfederasi kerap dianggap sebagai simbol supremasi kulit putih dan rasisme.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA