Vilmei bersama terduga pelaku pencurian (Foto: Instagram/vilmei)
Vilmei bersama terduga pelaku pencurian (Foto: Instagram/vilmei)

Kronologi Karyawan Vilmei Curi Rp1,2 Miliar, Dipakai untuk Mabuk dan Biayai Pacar

Rafi Alvirtyantoro • 25 Agustus 2026 16:15
Ringkasnya gini..
  • Karyawan Vilmei diduga mencuri uang pendapatan akun TikTok sebesar Rp1,2 miliar yang terakumulasi selama satu tahun.
  • Pelaku mengaku terpaksa mencuri karena diancam pengebaran video syur oleh kekasihnya untuk membiayai kebutuhan pribadi.
  • Vilmei resmi melaporkan kasus pencurian dan penyelewengan dana ini ke Polres Metro Bekasi Kota untuk diproses hukum.
Jakarta: Kreator konten Vilmei mengalami kerugian finansial hingga Rp1,2 miliar. Pelaku dugaan pencurian tersebut merupakan salah satu karyawannya sendiri.

Modus Pencurian dari Akun TikTok

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Vilmei menjelaskan bahwa karyawannya mengambil uang tersebut dari hasil pendapatan akun TikTok miliknya.
 
“Hari ini aku sedih, pusing banget, salah satu karyawan aku ada yang ngambil uang Rp1,2 miliar. Ini diambil dari uang akun TikTok yang sebelumnya enggak aku pernah aku sama sekali dari awal ngonten, udah tujuh tahun,” kata Vilmei, dikutip dari video unggahan tersebut pada Selasa, 25 Agustus 2026.
 
Aksi pencurian ini terungkap saat Vilmei hendak melakukan pembayaran makanan. Kreator konten dengan 72,7 juta pengikut ini terkejut saat mengetahui saldo di akun TikTok miliknya hanya tersisa Rp1 juta.

“Diambil sisa Rp1 juta-an, pas aku mau bayar makan sisa Rp1 juta,” tutur Vilmei.
 

 

 

Pengakuan Karyawan dan Motif Pengancaman

Vilmei lantas mengumpulkan seluruh stafnya untuk mencari pelaku. Setelah ditelusuri, seorang karyawan bernama Zahra terbukti melakukan aksi penyelewengan dana tersebut.
 
Vilmei tampak geram dan kecewa atas tindakan sang karyawan. Total kerugian Rp1,2 miliar tersebut merupakan akumulasi pencurian yang berlangsung selama satu tahun.
 
“Lu jahatin gue satu tahun. Gue gak bisa tidur, gue kira itu Keisha, gue udah sakit hati sama dia. Udah kerjaan lu yang paling simple daripada yang lain. Kerjaan paling gampang. Nikmatin duit sebanyak itu lu setahun,” ujar Vilmei.
 
Saat diinterogasi, Zahra mengaku menjalankan aksi tersebut bersama kekasihnya yang bernama Arka. Ia berdalih terpaksa menuruti keinginan sang kekasih karena diancam video syur.
 
“Dia (Arka) bilang, ‘Ayolah ambil, aku lagi enggak ada (uang). Kalau kamu enggak mau, aku bisa sebarin video syur kita ke papa kamu.’ Jadi dia enggak hanya kirim video itu ke papa aku, tapi ke teman-teman aku, juga,” jelas Zahra.
 

 
 

Aliran Uang Hasil Pencurian

Zahra menjelaskan bahwa uang hasil curian tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup kekasihnya, mulai dari membelikan ponsel hingga memenuhi uang saku sekolah.
 
“HP, terus bayar sekolah dia, bahkan bekal uang sekolah dia, untuk makan. Kadang keluarganya minta uang,” ungkap Zahra.
 
Selain untuk sang kekasih, Zahra juga membagikan uang hasil curian tersebut kepada rekan-rekannya yang berusia 19 hingga 22 tahun. Uang tersebut diduga dipakai untuk berfoya-foya.
 
“Anak-anak umur 19 sampai 22 tahun, berkomplotan sama karyawan aku buat nyuri duit aku dari TikTok terus mabuk-mabukan. Gue kerja, nge-live (siaran langsung) sampai 18 jam, duit gue dicolong buat mereka mabuk,” ujar Vilmei.
 

 

 

Langkah Hukum

Atas tindakan yang merugikannya tersebut, Vilmei resmi membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia telah melaporkan para pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota untuk diproses lebih lanjut.
 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA