Teuku Rassya dan Tamara Bleszynski (Foto: Instagram/tamarableszynskiofficial)
Teuku Rassya dan Tamara Bleszynski (Foto: Instagram/tamarableszynskiofficial)

Klarifikasi Teuku Rassya Soal Tamara Bleszynski yang Disebut Hanya Jadi Tamu di Pernikahannya

Rafi Alvirtyantoro • 14 April 2026 10:34
Ringkasnya gini..
  • Teuku Rassya klarifikasi posisi Tamara Bleszynski sebagai keluarga inti, bukan sekadar tamu di pernikahannya.
  • Teuku Rassya mengunggah bukti percakapan pribadi dan jadwal acara guna membantah spekulasi negatif warganet.
  • Teuku Rassya menjelaskan kendala teknis pakaian sang ibu yang sempat memicu kesalahpahaman di media sosial.
Jakarta: Aktor Teuku Rassya memberikan klarifikasi terkait kehadiran sang ibu, Tamara Bleszynski, dalam acara pernikahannya yang digelar pada Minggu, 12 April 2026.
 
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rassya meluruskan kabar yang beredar di media sosial mengenai status kedatangan ibunya yang disebut-sebut hanya sebagai tamu undangan.
 
“Biar clear aja sebelum post foto nikahan,” tulis Teuku Rassya, dikutip dari akun Instagram @teukurassya pada Selasa, 14 April 2026.  

Bukti Percakapan Personal

Unggahan ini disertai dengan tangkapan layar percakapan antara Teuku Rassya dan Tamara Bleszynski yang membahas pakaian untuk hari pernikahan tersebut.

Klarifikasi Teuku Rassya Soal Tamara Bleszynski yang Disebut Hanya Jadi Tamu di Pernikahannya
(Obrolan Teuku Rassya dan Tamara Bleszynski soal Pakaian Pernikahan, Dok. Instagram/teukurassya)
 
Rassya mengaku sebenarnya enggan mengunggah obrolan personal ke ranah publik. Namun, banyaknya warganet yang berprasangka buruk terhadap keluarganya membuat ia merasa harus bertindak.
 
“Walaupun sebenarnya malu-maluin ngumbar chat personal antara ibu dan anak, tapi berhubung banyak dari kalian yang mempertanyakan, suudzon bahkan sampai menghina keluarga dan adik2 saya cuman karena ngerasa jago menginterpretasi pernyataan samar-samar dari Mama @tamarableszynskiofficial, saya rasa harus dilurusin,” jelas Teuku Rassya.  

Posisi Utama dalam Prosesi

Rassya menegaskan bahwa ia tidak pernah menempatkan Tamara sebagai tamu. Ia meminta warganet untuk mencermati urutan nama yang tertera dalam rundown acara pernikahannya. Berdasarkan jadwal tersebut, Tamara berada di posisi paling utama dalam prosesi adat.
 
“Jelas kok dari potongan rundownnya, dari semua orang tua saya nama siapa yang berada di urutan paling pertama untuk saya sungkem di saat prosesi adat pada akad,” tulis Teuku Rassya.
 
“Dan pada saat resepsi, siapa yang seharusnya jalan duluan dengan Kenzou disaat entrance beriringan dengan keluarga inti lainnya,” lanjutnya.
 
Rassya juga mengungkapkan usahanya agar sang ibu berkenan hadir, baik pada acara akad maupun resepsi, sebagai bagian dari keluarga inti mempelai pria.
 
“Kalian bisa lihat juga siapa yang memohon-mohon kepada ibunya untuk datang ke kedua acara di saat ibunya tidak berkenan datang ke akad dan berencana hadir hanya mau sebagai tamu pada acara resepsi,” tambah Rassya.  

Kendala Teknis Pakaian

Klarifikasi tersebut juga membahas masalah pakaian yang sempat menjadi kendala kehadiran Tamara. Rassya menyebutkan bahwa perihal busana telah dikomunikasikan sejak jauh hari.
 
Awalnya, istri Rassya, Cleantha Islan, sudah menyiapkan kain dan menawarkan bantuan penjahit. Namun, Tamara sempat menolak karena ingin menjahit bajunya di Bali melalui sahabatnya agar lebih mudah saat proses fitting.
 
“Pertamanya mama yang menolak jahit bareng karena tadinya mau mempercayakan pembuatan baju dengan sahabatnya di Bali karena lebih mudah untuk fitting dan sebagainya,” tulis Rassya.
 
Sayangnya, kondisi kesehatan sahabat Tamara menurun sehingga ia meminta bantuan menantunya untuk mencarikan penjahit pengganti secara mendadak.
 
“Sehingga last minute dari mama meminta tolong istri untuk dibantu carikan penjahit penggantinya untuk kedua bajunya. Istri langsung keliling carikan dan koordinasi sendiri baik untuk baju akad dan resepsi,” ungkap Teuku Rassya.  

Minta Warganet Berhenti Berasumsi

Jarak antara Bali dan Jakarta sempat menimbulkan kesalahpahaman teknis dengan tim acara. Namun, Rassya memastikan segala sesuatunya telah direncanakan dengan baik, termasuk penyesuaian ukuran terakhir tepat sebelum acara dimulai.
 
“Berhubung mama di bali dan yang menjahit di jakarta (sampai jakarta baru jumat malam kemarin) dari mama sendiri yang request untuk hanya perlu mengirim catatan ukuran dan final adjustment fitting h-1 yang sudah sama2 diplan,” tulis Rassya.
 
Mengakhiri penjelasannya, Teuku Rassya meminta warganet untuk tidak berprasangka buruk terhadap unggahan ibunya di media sosial. Ia menekankan bahwa Tamara memang gemar menulis kalimat puitis yang bersifat tersirat.
 
“Jadi mohon sekali ya teman-teman jangan selalu utamain suudzon dan menghujat cuman karena ibu saya cinta puisi atau hobi membuat pernyataan2 yang cryptic. Ini udah kedua kalinya kalian sebegitu baik mengamalkan pahala kepada saya,” pungkas Rassya.
 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA