Melalui unggahan di akun X @tirta_cipeng, Dokter Tirta mengaku kesal dengan klarifikasi yang disampaikan oleh Mohan serta merasa kecewa dengan lingkungan pertemanan pria tersebut.
“Sebagai orang yg mengenal sampean d skena brand lokal, jujur klarifikasi ente ngeselin. Circlenya juga mengecewakan. Terkesan Mewajarkan,” tulis Dokter Tirta, dikutip pada Selasa, 10 Februari 2026.
Buat mas mohan.
— TIRTA (@tirta_cipeng) February 9, 2026
Ngacengan itu wajar, tapi ada otak bagian pre frontal buat ngontrol titit anda sehingga tidak memaksa orang buat kentu.
Sebagai orng yg mengenal sampean d skena brand lokal, jujur klarifikasi ente ngeselin.
Circlenya juga mengecewakan.
Terkesan Mewajarkan
Baca Juga :
Mohan Hazian Sangkal Lakukan Pelecehan Seksual
Kekecewaan terhadap Lingkaran Pertemanan Mohan Hazian
Dokter Tirta mengaku telah menegur orang-orang yang berada di lingkaran pertemanan Mohan Hazian secara langsung. Namun, menurutnya, tidak ada satu pun dari mereka yang bersedia memberikan penjelasan transparan mengenai masalah tersebut.“Sudah saya maki-maki dari mohannya dan circlenya dulu. Baru saya buat post. Semua circle dia tutup mulut makanya akhirnya saya muak. Bajengan,” tulis Dokter Tirta.
Sudah saya maki2 dari mohannya dan circlenya dulu Baru saya buat post.
— TIRTA (@tirta_cipeng) February 9, 2026
Semua circle dia tutup mulut makanya akhirnya saya muak.
Bajengan
30 jam nunggu klarifikasi cuma isinya video pendek teaser macem campaign brand
Bajengan https://t.co/018UD86j9h
Ia menambahkan bahwa lingkaran pertemanan tersebut mencakup para pemilik jenama lokal dan pemengaruh (influencer) mode. Sayangnya, respons yang ia terima justru dianggap tidak memihak pada keadilan karena mereka membawa kembali narasi kasus lama sebagai dalih untuk bersikap netral.
“Intinya circle mohan bawa-bawa kasus gofar sebagai alasan mereka netral. Udah kujelasin, kena stay with victim dulu. Ya tetap ngeyel. Circle dia (Mohan) rata2 ya owner brand lokal dan influencer skena fasyun,” tulis Dokter Tirta.
Intinya circle mohan bawa2 kasus gofar sebagai alesan mreka netral.
— TIRTA (@tirta_cipeng) February 9, 2026
Udah kujelasin, kena stay with victim dulu. Ya tetap ngeyel.
Circle dia rata2 ya owner brand lokal dan influencer skena fasyun.
Ini yg jadi masalah.
Kesannya owner2 brand lokal jadi enabler.
Bajengan2 https://t.co/oDgvvR3s7I
Sebagai informasi, Gofar Hilman memang pernah terseret kasus dugaan pelecehan seksual pada tahun 2021, meski pada akhirnya tuduhan tersebut terbukti tidak benar.
Respons Mohan Hazian
Hingga saat ini, Dokter Tirta menyebut bahwa Mohan Hazian telah membalas pesan pribadinya. Meski begitu, Mohan belum menjelaskan kronologi kejadian secara rinci dan hanya menjanjikan akan membuat video klarifikasi.“Mohan cuma reply dia janji jelasin via video. Ga cerita kronologis apapun ke gue. Karena gue request jelasin itu ke publik,” tulis Dokter Tirta.
Mohan cuma reply dia janji jelasin via video. Ga crita kronologis apapun ke gue.
— TIRTA (@tirta_cipeng) February 9, 2026
Karena gue request jelasin itu ke publik
Tiba2 dia upload, Ya itu video 30 detik
Terus semua disuru nunggu 12 jam sampe jam 8 pagi
Makanya ngamuk lah.
Dipikir apaan.
Teaser film https://t.co/S1dGxwYocd
Baca Juga :
Profil Mohan Hazian, Sosok di Balik Thanksinsomnia yang Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Dukungan untuk Korban
Di sisi lain, Dokter Tirta mengingatkan warganet untuk tetap berdiri di pihak korban. Ia menekankan bahwa dalam kasus pelecehan seksual, bukti fisik tidak selalu mudah ditemukan secara instan karena kondisi psikis korban saat kejadian.“Ga semua pelecehan itu harus ada sperma (bukti). Itu masalahnya,” tulis Dokter Tirta.
“Boro-boro rekam. Wis panik sek mas (orang sudah panik duluan). Mosok ngene ae kudu diterangke (masa hal seperti ini saja harus dijelaskan),” tambahnya.
Nih ya netizen kenapa kita harus stay with victim
— TIRTA (@tirta_cipeng) February 9, 2026
Bayangkan kontol mu diremes temenmu di wc. Tiba2. Bar kui silitmu diraba2.
Trus kamu trauma.
Kamu mencoba speakup, tapi ga ada jejak sperma.
Pie le buktike kontol diremes?
Mangkane stay with victim kui diutamakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di