Food vlogger yang identik dengan celetukan “awur-awur emplok” itu mengaku sudah lama mempertimbangkan untuk berhenti aktif di YouTube. Bahkan, Omay sempat mengejutkan publik dengan rencananya menjual kanal YouTube miliknya yang kini memiliki 5,3 juta subscriber dengan harga senilai Rp10 miliar.
Pengakuan tersebut disampaikan Farida Nurhan saat menjadi bintang tamu dalam episode terbaru siniar Close The Door milik Deddy Corbuzier yang tayang pada Selasa, 20 Januari 2026.
"Sebenarnya tuh saya udah pengin tidak membuat YouTube itu dari 18 bulan yang lalu, karena uangnya enggak ada,” ujar Farida Nurhan blak-blakan.
Ia pun mengenang masa keemasannya di YouTube. Saat pertama kali hadir sebagai tamu di siniar Close The Door, penghasilan adsense yang ia terima bisa mencapai Rp400 juta per konten.
“Dulu kan waktu pertama kali podcast sama Om Ded gitu penghasilannya bisa Rp350-400 juta dari adsense,” tuturnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, Omay menyadari terjadi penurunan signifikan pada performa kanal YouTube miliknya. Traffic konten menurun dan berdampak langsung pada pendapatan.
“Habis itu kok lama kelamaan saya lihat kok menurun. Views-nya menurun, penghasilannya menurun,” kata Farida Nurhan.
Melihat kondisi tersebut, Omay mencoba mencari peluang lain dengan mengalihkan fokus pembuatan konten kuliner dan travelling ke platform Facebook. Keputusan itu ternyata membuahkan hasil yang cukup signifikan.
“Sekarang itu saya bisa dapat Rp150 juta (dari Facebook),” lanjutnya.
Sementara itu, penghasilan terakhir yang ia terima dari satu konten YouTube hanya berkisar Rp18 juta. Angka tersebut dinilai Omay tak lagi sebanding dengan biaya produksi yang harus ia keluarkan untuk membayar videografer dan editor konten.
“Terakhir nih ya (dari YouTube) Rp18 juta. Enggak cukup banget. Setiap kali saya bikin YouTube modal saya itu paling tidak itu Rp1,2 juta lah, untuk videografer, editor, untuk thumbnail dan naikkin video, belum makan-makannya,” beber Farida Nurhan.
Meski demikian, Omay mengaku tetap berusaha konsisten mengunggah konten di YouTube sebagai bentuk rasa terima kasih kepada para subscriber yang telah mendukung perjalanan karier dan membesarkan namanya.
“Jadi itu kenapa saya bertahan sebenarnya adalah sebagai ucapan terima kasih saya ke YouTube yang sudah membuat saya kaya raya,” ucapnya.
Namun, setelah berbulan-bulan tak melihat perubahan berarti dari segi traffic maupun pendapatan, Omay akhirnya mantap mengambil keputusan untuk pamit dari YouTube.
“Tapi lama kelamaan kok ini enggak ada perubahan ya,” ucapnya.
Secara terbuka, Omay pun menuturkan bahwa penghasilan YouTube selama satu bulan kini setara dengan satu kali endorse yang ia terima di platform TikTok.
“Dari penghasilan satu bulan saya yang di YouTube itu adalah satu kali endorse saya di TikTok,” tutup Farida Nurhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News