Nabilah O Brien (Foto: instagram)
Nabilah O Brien (Foto: instagram)

Curhat Selebgram Nabilah O'Brien Jadi Tersangka Usai Laporkan Kasus Pencurian

Elang Riki Yanuar • 05 Maret 2026 19:00
Ringkasnya gini..
  • Selebgram Nabilah O’Brien mengaku korban pencurian, namun justru ditetapkan sebagai tersangka di Bareskrim setelah lima bulan memilih bungkam.
  • Nabilah O’Brien buka suara soal kasus restoran di Kemang, klaim sempat ditekan akui CCTV fitnah dan diminta uang Rp1 miliar.
  • Keributan pelanggan di restoran Nabilah O’Brien berujung kasus hukum; pasangan diduga bawa makanan tanpa bayar Rp530 ribu.
Jakarta: Selebgram Nabilah O'Brien mendadak viral setelah mengungkapkan permasalahan hukum yang menjeratnya. Nabilah yang mengaku sebagai korban pencurian justru ditetapkan sebagai tersangka di Bareskrim Polri.
 
Cerita tersebut disampaikan Nabilah melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nabobrien. Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Kamis, 5 Maret 2026, ia mengungkapkan bahwa selama beberapa bulan terakhir dirinya memilih diam.
 
Menurut Nabilah, keputusan untuk tidak bersuara bukan tanpa alasan. Ia mengaku diliputi rasa takut sehingga memilih menahan diri untuk tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” tulis Nabilah dalam unggahannya tersebut.
 
Setelah lima bulan berlalu, Nabilah akhirnya memutuskan untuk membuka suara di hadapan publik. Ia mengaku keberanian itu muncul karena ingin mencari keadilan atas peristiwa yang menimpanya.
 
Dalam pengakuannya, Nabilah menyebut selama berbulan-bulan ia mendapat tekanan agar mengakui bahwa informasi yang pernah ia sampaikan, termasuk rekaman CCTV yang ia unggah, merupakan fitnah. Ia juga mengaku diminta menyerahkan uang dalam jumlah besar.
 
“Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah, juga saya diminta Rp1 miliar. (Saya) sudah coba segala macam upaya untuk membela diri saya, saya benar benar takut,” ungkapnya.
 
Melalui unggahan tersebut, Nabilah juga menyampaikan harapannya kepada pihak berwenang agar kasus ini mendapat perhatian. Ia secara langsung meminta Komisi III DPR RI serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membantu memastikan keadilan dapat ditegakkan.
 
“Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon berikan (kepastian) hukum. Saya korban pencurian, saya harap dapat melanjutkan hidup saya dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan. Hanya ini yang bisa saya lakukan, saya tidak tahu harus belindung kemana,” jelas dia.

Kronologi Kasus Hukum Nabilah O'Brien

Awal mula kasus ini sendiri terjadi pada September 2025. Saat itu, sebuah keributan terjadi di restoran milik Nabilah yang berada di Kemang. Peristiwa tersebut melibatkan musisi Zendhy Kusuma dan istrinya, Evi Santi yang diduga meluapkan emosi kepada staf restoran.
Rekaman kejadian itu sempat dibagikan Nabilah melalui akun Instagramnya pada Sabtu, 20 September 2025. Dalam video CCTV tersebut terlihat situasi di dalam restoran saat kondisi sedang ramai pengunjung sehingga pesanan membutuhkan waktu lebih lama untuk disiapkan.
 
Dalam penjelasannya, Nabilah mengatakan salah satu pelanggan perempuan terlihat tidak sabar menunggu pesanan. Perempuan tersebut bahkan nekat masuk ke area dapur restoran yang sebenarnya merupakan area terbatas bagi pelanggan.
 
“Menunggu kurang lebih 30 menitan, ibu ini masuk ke dalam kitchen (di mana ini dilarang) memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran saya,” tulis Nabilah.
 
Keributan tidak berhenti sampai di situ. Pria yang datang bersama perempuan tersebut juga ikut masuk ke dapur. Ia terlihat meluapkan amarah dengan memaki staf dapur, memukul lemari pendingin, serta menunjuk kepala staf.
 
Meski menghadapi situasi tegang, staf restoran disebut tetap mencoba menjalankan prosedur pelayanan dengan tenang. Namun setelah perdebatan mereda, pasangan tersebut justru meninggalkan dapur sambil membawa sejumlah pesanan tanpa melakukan pembayaran.
 
Berdasarkan rekaman CCTV, pasangan itu membawa 11 bungkus makanan dan tiga minuman yang sebelumnya sudah disiapkan oleh pihak restoran. Total nilai pesanan tersebut mencapai sekitar Rp530 ribu.
 
Seorang staf restoran bahkan sempat mengejar keduanya hingga ke area parkir untuk meminta pembayaran. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
 
“Pas saya samperin ke mobilnya, dia jawab ‘Tadi janjinya apa? Kalau masih nyuruh saya bayar, jangan sampai saya lempar makanannya,’ sambil menunjuk-nunjuk dari dalam mobil,” tulis seorang staf yang mengikuti pelanggan tersebut melalui chat yang dibagikan Nabilah
 
Setelah itu, pasangan tersebut langsung meninggalkan lokasi menggunakan mobil sambil membawa makanan yang belum dibayar. Dalam perkembangan kasusnya, Zendhy dan Evi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pencurian tersebut.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA