Iis Dahlia (Foto: Instagram/isdadahlia)
Iis Dahlia (Foto: Instagram/isdadahlia)

Iis Dahlia Bantah Salah Lirik 'Ramadan Tiba': Bahagia, Bukan Bahaya

Rafi Alvirtyantoro • 13 Maret 2026 13:36
Ringkasnya gini..
  • Iis Dahlia membantah tuduhan salah lirik "bahaya" dalam lagu "Ramadan Tiba" yang viral di TikTok.
  • Sang penyanyi berkelakar agar penonton yang salah dengar segera memeriksakan telinga mereka ke dokter THT.
  • Putranya, Devano Danendra, justru memberikan jawaban yang bertolak belakang dengan membenturkan klaim ibunya sendiri.
Jakarta: Penyanyi Iis Dahlia memberikan klarifikasi mengenai pelafalan lirik lagu “Ramadan Tiba” yang kembali menjadi sorotan di media sosial.
 
Dalam potongan video yang viral di TikTok, Iis Dahlia kembali menyanyikan lagu tersebut dalam sebuah program televisi. Penampilannya menjadi sorotan setelah sang penyanyi terdengar mengucapkan kata “bahagia” menjadi “bahaya”.  

Klarifikasi Iis Dahlia

Mengetahui hal tersebut, Iis Dahlia langsung memberikan klarifikasi melalui unggahan di akun Instagram @isdadahlia. Ia membantah adanya kesalahan pengucapan lirik lagu “Ramadan Tiba” yang dinyanyikannya.
 
“Enggak ada yang ngomong bahaya,” ucap Iis Dahlia, dikutip pada Jumat, 13 Maret 2026.

Ia pun berkelakar bahwa para penonton yang mendengar kata “bahaya” dalam penampilannya perlu memeriksakan telinga mereka ke dokter.
 
“Mungkin kuping anda yang harus ke THT,” tutur Iis Dahlia.  

Tanggapan Orang Terdekat

Iis kemudian mencoba meminta pendapat orang-orang di sekitarnya mengenai apakah mereka mendengar kata “bahagia” atau justru “bahaya” seperti anggapan sebagian besar warganet.
 
“Bahaya,” ujar Devano Danendra, putra Iis Dahlia.
 

 

 
   

Tradisi Ramadan di Media Sosial

Iis Dahlia memang dikenal sebagai salah satu penyanyi yang pernah melakukan kesalahan ikonik saat membawakan lagu karya Opick tersebut. Ia selalu viral setiap bulan suci karena kesalahan lirik “Ramadan Tiba” menjadi “Marhaban Tiba” pada tahun 2021 silam.
 
Kesalahan tersebut kini seolah menjadi tradisi komedi tahunan di media sosial. Meskipun sudah lama berlalu, video tersebut terus diunggah ulang dan menjadi bahan candaan warganet setiap kali bulan puasa tiba.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA