G-Dragon (Foto: Instagram/xxxibgdrgn)
G-Dragon (Foto: Instagram/xxxibgdrgn)

G-Dragon Pakai Kaus Hinaan Rasial di Makau, Agensi Minta Maaf

Rafi Alvirtyantoro • 04 Mei 2026 15:15
Ringkasnya gini..
  • Galaxy Corporation meminta maaf atas penggunaan kaus bertuliskan ejekan rasial (slur) yang dikenakan G-Dragon di Makau.
  • Tulisan berbahasa Belanda pada kostum panggung tersebut memicu kemarahan fan internasional karena dinilai merendahkan kulit hitam.
  • Pihak agensi berjanji memperketat verifikasi internal dan styling untuk menjaga sensitivitas budaya di masa depan.
Jakarta: Galaxy Corporation menyampaikan permohonan maaf resmi terkait kostum panggung yang dikenakan G-Dragon dalam sebuah acara musik di Makau baru-baru ini.
 
G-Dragon diketahui tampil dalam ajang K-SPARK di Makau pada 2 Mei 2026. Namun, kaus yang dikenakannya menjadi sorotan tajam karena memuat tulisan yang dianggap menyinggung isu rasial.

Kontroversi Tulisan pada Kostum

Kaus tersebut menampilkan frasa dalam bahasa Belanda, “RONNY, EEN GEILE NEGER-- JONGEN,” yang secara harfiah bermakna "Ronny, seorang anak laki-laki kulit hitam yang mesum."
 
Tulisan tersebut memicu kecaman luas dari penggemar internasional. Mereka menekankan bahwa kata “neger” secara umum dianggap sebagai hinaan atau ejekan (slur) yang merendahkan orang kulit hitam.
 

   

Permintaan Maaf Resmi Agensi

Setelah menjadi perbincangan hangat di media sosial, pihak agensi akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk meredam situasi.
 
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas penggunaan kata-kata yang tidak pantas pada kostum panggung yang dikenakan oleh artis kami dalam acara K-SPARK di Macau pada 2 Mei lalu,” tulis Galaxy Corporation, dikutip dari situs resmi agensi pada Senin, 4 Mei 2026.  

Evaluasi Internal dan Komitmen Global

Insiden ini menjadi pengingat bagi pihak agensi mengenai pentingnya sensitivitas budaya dan proses peninjauan yang ketat. Galaxy Corporation menyatakan akan segera melakukan evaluasi internal menyeluruh.
 
“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat proses verifikasi internal kami, termasuk dalam hal penataan busana (styling) dan prosedur terkait lainnya, guna menerapkan standar tanggung jawab serta penghormatan global yang lebih tinggi ke depannya,” tulis agensi tersebut.
 
Melalui kejadian ini, Galaxy Corporation berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam mengelola setiap kegiatan artis di bawah naungan mereka.
 
“Kami berkomitmen untuk menjalankan setiap aktivitas artis dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab, sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai serta latar belakang budaya penggemar global kami yang beragam akan selalu dihormati,” lanjut Galaxy Corporation.
 
“Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua pihak yang merasa terluka atau kecewa atas insiden ini. Terima kasih,” pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA