Dilansir dari Variety, Kantor Sheriff Miami-Dade menerima banyak panggilan dari masyarakat pada Selasa (4/8) malam terkait siaran yang mengkhawatirkan tersebut. Petugas kemudian dikerahkan ke kediaman Hilton di Miami, Amerika Serikat, untuk melakukan pemeriksaan.
Setibanya di lokasi, polisi berbicara dengan beberapa anggota keluarga Hilton. Pihak berwenang juga memastikan jika jurnalis berusia 48 tahun itu berada sendirian di dalam rumah saat live stream berlangsung.
Meski sempat berada di lokasi, petugas kemudian diperintahkan untuk menghentikan pendekatan langsung atau tactical disengagement. Namun, mereka tetap memantau situasi dari jarak aman.
Tak lama kemudian, Kantor Sheriff Miami-Dade mengonfirmasi bahwa pria dengan nama asli Mario Armando Lavandeira Jr. itu telah dievakuasi dengan selamat ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Utamakan Pendekatan Persuasif
Dalam pernyataan resminya, Kantor Sheriff Miami-Dade menjelaskan kalau pendekatan mereka berfokus pada upaya meredakan situasi, terutama dalam kasus yang melibatkan krisis kesehatan mental atau tindakan menyakiti diri sendiri."Dalam banyak kasus yang melibatkan seseorang yang mengalami krisis kesehatan mental atau secara aktif menyakiti dirinya sendiri, petugas memprioritaskan deeskalasi dengan menciptakan waktu, jarak, dan kesempatan untuk berkomunikasi," tulis pihak kepolisian.
Mereka menambahkan bahwa selama tidak ada ancaman langsung terhadap orang lain, memperlambat situasi dan menggunakan teknik intervensi krisis dapat mengurangi risiko cedera bagi individu, petugas, maupun masyarakat.
Manajemen Minta Privasi Dihormati
Manajemen Perez Hilton mengaku belum berhasil menghubungi kliennya meski telah berupaya sejak kabar tersebut mencuat. Mereka menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah kondisi Perez dan keluarganya."Kami mengetahui konten yang mengkhawatirkan mengenai klien kami, Perez Hilton, yang beredar di internet. Saat ini kami belum dapat berkomunikasi langsung dengannya meski terus berusaha menghubunginya,” ujar ujar Co-CEO Golden Artists Entertainment, Dante Rusciolelli dan Rebekah Kochan, dalam pernyataannya kepada Variety.
“Prioritas utama kami adalah kesehatan dan keselamatan Perez serta keluarganya. Sampai kami memperoleh informasi yang pasti, kami tidak akan berspekulasi atau memberikan komentar lebih lanjut," sambungnya.
Mereka juga meminta publik untuk menghormati privasi Perez Hilton di tengah situasi tersebut.
Pernah Tinggalkan Gaya Pemberitaan Kontroversial
Perez Hilton dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia gosip selebritas pada awal 2000-an lewat blognya yang kerap mengulas sisi kontroversial kehidupan para bintang Hollywood.Namun, dalam wawancara dengan The New York Times pada 2012, ia mengaku sudah tidak lagi ingin dikenal lewat gaya pemberitaan yang provokatif.
"Yang penting bagiku bukan disukai orang, tetapi orang-orang melihat bahwa aku tidak lagi membawa pengaruh yang beracun bagi dunia," ujarnya saat itu.
Ia juga menyadari bahwa perubahan tersebut tidak akan langsung diterima semua orang.
"Aku sadar masih banyak orang yang menyimpan rasa kesal dan tetap bersikap skeptis," tambahnya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda