Pelantun lagu "Perahu Kertas" itu menyadari bahwa di era digital saat ini kreativitas publik sulit untuk dibendung. Ia pun memilih untuk melihat fenomena tersebut sebagai bagian dari respons masyarakat terhadap sebuah karya.
"Apakah saya siap dijadikan meme? saya rasa harus siap ya, karena kalau dari saya sih melihatnya ini adala sebuah karya yang kita semua berikan energi sepenuhnya," ujar Maudy saat sesi press junket di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2026.
Dalam film tersebut, Maudy memerankan karakter Laksmi yang memiliki sejumlah adegan intens, termasuk momen ketika karakternya mengalami kerasukan.
Ia pun berharap jika adegan tersebut viral atau menjadi meme, hal itu justru dapat memicu rasa penasaran publik terhadap film Para Perasuk.
"Kalau setelah itu dijadikan meme, ya itu memang adalah spill over efek aja dari kita membuat karya dan mendapatkan atensi dari orang banyak," lanjutnya.
Bagi Maudy, fenomena meme di media sosial dapat menjadi salah satu indikator bahwa sebuah karya berhasil menarik perhatian publik.
Menurutnya, perhatian dalam bentuk apa pun bisa menjadi pintu masuk bagi penonton untuk mengenal sebuah film.
"Semoga juga jadi banyak yang penasaran dan jadi malah pengen nonton," tutupnya.
Film Para Perasuk (Levitating) merupakan drama satir garapan sutradara Wregas Bhanuteja yang diproduksi oleh Rekata Studio. Selain Maudy Ayunda sebagai (Laksmi), film ini juga akan dibintangi oleh Angga Yunanda (Bayu) Anggun C. Sasmi (Guru Asri), Bryan Domani (Ananto), Chicco Kurniawan (Pawit), Ganindra Bimo (Fahri) dan Indra Birowo (Bapak Bayu).
Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News