Prilly Latuconsina (Foto: instagram @prillylatuconsina96)
Prilly Latuconsina (Foto: instagram @prillylatuconsina96)

Dianggap Nirempati karena Soal Cari Pekerjaan, Prilly Latuconsina Minta Maaf

Basuki Rachmat • 04 Februari 2026 12:52
Ringkasnya gini..
  • Prilly Latuconsina akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi permintaan maaf menyusul polemik unggahan status #OpenToWork di akun LinkedIn
  • Kritik pun semakin menguat lantaran Prilly dianggap memiliki privilige sebagai publik figur oleh warganet.
  • Ia pun berjanji akan lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama menyangkut isu-isu sensitif seperti lapangan pekerjaan.
Jakarta: Aktris Prilly Latuconsina akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi permintaan maaf secara terbuka menyusul polemik unggahan status #OpenToWork di akun LinkedIn pribadinya.
 
Sebelumnya, nama Prilly ramai diperbincangkan warganet setelah ia membagikan tangkapan layar yang menunjukkan dirinya menerima 32.744 permintaan manage invitation untuk terhubung secara profesional hanya dalam waktu kurang dari sepekan. 
 
Permintaan tersebut masuk usai Prilly mengaktifkan status #OpenToWork pada 25 Januari 2026 lalu.

Meski sebagian warganet menyambut positif kabar tersebut, tak sedikit pula yang melontarkan kritik. Unggahan dari Prilly tersebut dinilai kurang berempati di tengah kondisi sulit yang tengah dihadapi banyak masyarakat Indonesia yang sedang berjuang mencari pekerjaan.
 
Kritik pun semakin menguat lantaran Prilly dianggap memiliki privilige sebagai publik figur oleh warganet.
 
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Prilly Latuconsina memutuskan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 3 Februari 2026.
 
"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian marah, kecewa, atau nggak nyaman, untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi dengan iktikad baik sebagai bentuk tanggungjawabku dalam berkomunikasi," ujar Prilly membuka pernyataannya.
 
Prilly pun menyampaikan permintaan maaf secara tulus atas kegaduhan dan rasa tidak nyaman yang timbul akibat unggahannya.
 
"Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan," sambungnya.
 
Prilly menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak memiliki niat untuk bersikap tidak sensitif atau mengabaikan kondisi sulit yang tengah dialami banyak orang.
 
"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," kata Prilly.
 
Terkait penggunaan fitur #OpenToWork, Prilly menjelaskan bahwa langkah tersebut dimaksudkan sebagai upaya membuka ruang kolaborasi lintas industri serta memperluas jejaring profesional, khususnya di bidang-bidang yang belum pernah ia jajaki sebelumnya.
 
"Terkait penggunaan fitur #OpenToWork aku ingin menggunakan sebagai ruang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional terutama di bidang, atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba," ujarnya.
 
"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk ter, us bertumbuh," tuturnya.
 
Meski demikian, Prilly mengakui bahwa cara penyampaiannya kurang tepat dan justru memicu polemik. Ia pun berjanji akan lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama menyangkut isu-isu sensitif seperti lapangan pekerjaan.
 
"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang," tutup Prilly Latuconsina.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA