Media lokal awalnya melaporkan bahwa Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric telah mengirimkan somasi kepada CEO ONE HUNDRED, Cha Ga Won, sejak Februari lalu.
Mereka menyatakan ingin mengakhiri kontrak eksklusif karena pelanggaran kontrak yang menyebabkan hilangnya kepercayaan. Negosiasi sempat berlangsung selama sekitar satu bulan, namun tidak membuahkan hasil.
Pemberitaan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh THE BOYZ melalui kuasa hukum mereka Kim Moon Hee dari Law Firm Yulchon LLC.
"Para artis telah memberi pemberitahuan pemutusan kontrak kepada agensi pada 10 Februari 2026 karena pelanggaran serius yang merusak hubungan kepercayaan. Dengan demikian, kontrak tersebut telah berakhir secara sah," ujar pengacara Kim Moon Hee, dikutip dari Soompi, Kamis, 19 Maret 2026.
| Baca juga: Kevin THE BOYZ Absen di Konser Jakarta, Ini Alasan Promotor dan Agensi |
Para member juga telah meminta akses terhadap detail kontrak dan pembayaran sejak Februari, tetapi CEO Cha Ga Won disebut tetap tidak memberikan informasi tersebut selama lebih dari satu bulan tanpa penjelasan.
"Agensi tidak membayarkan hasil pembagian pendapatan sejak Juli 2025, serta menolak memberikan dokumen dasar seperti kontrak untuk memastikan transparansi pembayaran. Selain itu, meski menerima pembayaran besar dari aktivitas artis, agensi tidak memberikan penjelasan yang memadai terkait belum dibayarkannya hak para member," jelasnya.
Kim Moon Hee mengatakan bahwa selama ini, THE BOYZ tetap menjalankan aktivitas hanya demi penggemar. Mereka juga mengalami tekanan mental yang sangat besar hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kontrak.
Sementara itu, member New memilih tetap bersama ONE HUNDRED karena alasan pribadi yang tidak diungkapkan. Anggota lainnya disebut menghormati keputusan tersebut.
| Baca juga: Ju Haknyeon eks THE BOYZ Bebas dari Tuduhan Prostitusi, Polisi Hentikan Penyelidikan |
Agensi Alami Masalah Keuangan
Sebelumnya, disebutkan juga bahwa agensi ONE HUNDRED belum membayar miliaran won sejak kuartal ketiga tahun lalu, bahkan menggunakan dana deposit asrama grup sebesar 150 juta won.Meski THE BOYZ dijadwalkan menggelar konser di KSPO Dome pada 24–26 April, agensi disebut tidak menyediakan ruang latihan, sehingga para member harus menyewa sendiri serta menanggung biaya staf.
Dukungan dasar seperti transportasi untuk artis pun disebut telah dihentikan, membuat para artis harus menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalani aktivitas mereka. Bahkan belum lama ini, THE BOYZ tampak pulang dengan taksi usai menggelar fansign.
| Baca juga: SM Entertainment Sita Aset EXO-CBX Rp30,1 Miliar, Apartemen Mewah Jadi Jaminan |
Selain ONE HUNDRED, label lain di bawah CEO Cha Ga Won seperti Big Planet Made dan INB100 juga dilaporkan mengalami masalah keuangan dengan tunggakan pembayaran bernilai puluhan miliar won. Salah satu artis terdampak adalah Xiumin, yang berada di bawah naungan INB100.
Melansir Allkpop, perusahaan produksi 815 VIDEO telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka belum menerima pembayaran penuh atas produksi video musik dan teaser untuk lagu Xiumin berjudul ‘Overdrop’.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News