EXO CBX (Foto: X/weareoneEXO)
EXO CBX (Foto: X/weareoneEXO)

SM Entertainment Sita Aset EXO-CBX Rp30,1 Miliar, Apartemen Mewah Jadi Jaminan

Rafi Alvirtyantoro • 11 Februari 2026 19:08
Ringkasnya gini..
  • SM Entertainment resmi menyita aset pribadi member EXO-CBX senilai Rp30,1 miliar akibat konflik royalti dan dugaan pelanggaran kontrak.
  • Perselisihan dipicu oleh penolakan penyetoran royalti 10% dan tuduhan ketidakadilan tarif distribusi musik antara SM dan label INB100.
  • Meskipun situasi internal agensi memanas, konser EXO PLANET #6 - EXhOrizon dipastikan tetap berjalan, termasuk di Jakarta pada 7 Juni 2026.
Jakarta: Perselisihan hukum antara SM Entertainment dan tiga anggota EXO-CBX, yang terdiri dari Chen, Baekhyun, dan Xiumin, kini memasuki babak baru yang kian memanas.
 
Agensi tersebut dilaporkan telah melakukan penyitaan aset sementara terhadap ketiga artisnya dengan nilai total mencapai 2,6 miliar Won atau setara dengan Rp30,1 miliar.
 
Berdasarkan laporan OSEN, SM Entertainment mengajukan langkah hukum ini pada 9 dan 10 Februari 2026. Aset yang menjadi sasaran sita jaminan meliputi piutang deposit hunian milik Chen, unit apartemen Baekhyun di kawasan Acheon-dong, serta apartemen mewah milik Xiumin di Hannam-dong, Seoul.  

Rincian Tuntutan dan Nominal Royalti

Secara terperinci, SM menuntut pembayaran sebesar Rp3,47 miliar (300 juta Won) dari Chen, Rp18,5 miliar (1,6 miliar Won) dari Baekhyun, dan Rp8,1 miliar (700 juta Won) dari Xiumin. Tindakan tegas ini diambil untuk memastikan aset tersebut tidak dipindahtangankan, sekaligus mengamankan hak agensi atas royalti 10% dari pendapatan aktivitas individu mereka sesuai kesepakatan tahun lalu.

Ketegangan ini bermula pada Juni 2025 saat trio tersebut mencoba memutus kontrak eksklusif mereka dengan alasan transparansi keuangan dan durasi kontrak yang dianggap tidak wajar. Namun, SM membantah tudingan itu dengan menegaskan bahwa pembaruan kontrak dilakukan secara sah, tanpa paksaan, dan telah diakui oleh Mahkamah Agung.

Pelanggaran Kesepakatan dan Intervensi Pihak Luar

Meski sempat tercapai kesepakatan damai—di mana aktivitas grup tetap di bawah SM dan aktivitas solo di bawah label INB100—konflik kembali meruncing. Muncul dugaan kuat adanya intervensi pihak luar dalam manajemen INB100 yang memengaruhi stabilitas kerja sama tersebut.
 
Di sisi lain, pihak EXO-CBX menuduh SM melanggar janji terkait tarif distribusi musik sebesar 5,5%. Hal inilah yang memicu penolakan mereka untuk menyetor royalti 10% kepada agensi. Akibatnya, perselisihan ini mulai berimbas pada agenda grup sejak Oktober 2025.
 
Walaupun EXO-CBX menyatakan siap mengikuti segala syarat SM demi kelancaran agenda tim, pihak agensi merasa kepercayaan di antara mereka sudah rusak. SM kini menuntut bukti iktikad baik dari ketiganya untuk menjalankan kewajiban sesuai dengan kesepakatan tertulis.  

Konser EXO di Jakarta

EXO diketahui baru saha merilis album kedelapan bertajuk REVERXE pada 19 Januari 2026, yang mengusung lagu andalan "Crown". Namun sayangnya, Chen, Baekhyun, dan Xiumin tidak ikut bergabung dalam agenda comeback tersebut.
 
Namun EXO dipastikan akan menyapa penggemar di tanah air tahun ini. Konser bertajuk EXO PLANET #6 - EXhOrizon akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 7 Juni 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA