"Sedari kasus ini mencuat ke publik juga, dari keadaan mereka masih konflik ya, konflik rumah tangga bahwa Insan sudah menjatuhkan talak dua, saya sudah meminta Insan untuk perbaiki," jelas Inara Rusli kepada awak media belum lama ini.
Menurutnya, tidak ada alasan kuat bagi Insanul Fahmi untuk menceraikan Mawa. Padahal, saat itu Inara mengaku belum mengenal secara dekat sosok istri pertama dari suaminya tersebut.
"Perbaiki rumah tangganya. Karena saat itu saya melihat walaupun saya belum mengenal secara langsung ya pribadi saudari M, saya melihat tidak ada udzur syar'i untuk diceraikan gitu," ucap Inara.
Hal inilah yang mendasari Inara Rusli meminta Insanul Fahmi agar tetap mempertahankan pernikahannya dengan Mawa. Ia terus mendorong suaminya tersebut untuk tidak menyudahi hubungan dengan istri pertamanya.
"Makanya saya melihat selama itu tidak ada udzur syar'i, ya alangkah baiknya untuk diperbaiki rumah tangganya. Saya mendorong saudara Insan untuk melanjutkan hubungan rumah tangganya," ujar Inara Rusli.
Mantan istri Virgoun ini pun menegaskan bahwa Insanul Fahmi telah memberikan pilihan kepada Mawa terkait praktik poligami, di mana Inara Rusli akan menjadi istri kedua. Namun, pilihan tersebut kabarnya telah ditolak oleh Mawa.
"Menurut pengakuan saudara Insan ya, dia sudah memberikan opsi kepada saudari M. Apakah mau melanjutkan dengan opsi poligami seperti sesuai dengan voice note yang beredar di sosial media, atau ya pilih selesai gitu secara baik-baik," pungkas Inara.
Di sisi lain, Inara Rusli telah membulatkan tekad untuk mempertahankan pernikahannya dengan Insanul Fahmi. Ia kini menuntut status hukum yang jelas sebagai istri sah setelah sebelumnya menikah siri pada Agustus 2025.
Baca Juga :
Respons Denada Soal Pria Ngaku Anak Kandung
“Saya rasa itu (jadi istri sah) adalah harapan semua istri, ya, harapan semua perempuan juga maunya seperti itu. Cuma kan kita di sini harus melihat fakta bahwa masih ada problem atau masalah yang harus diselesaikan satu per satu, terutama di ranah hukum ini,” ujar Inara Rusli.
Inara menegaskan bahwa kelanjutan hubungannya dengan Insanul sangat bergantung pada sikap dan keputusan Wardatina Mawa. Respons dari istri pertama tersebut dinilai menjadi poin krusial untuk menentukan langkah kedepannya.
Inara juga menyatakan akan menghormati keputusan Mawa jika tetap memilih untuk mempertahankan pernikahan. Namun, jika Mawa memilih berpisah, Inara mendorongnya untuk segera mengambil langkah hukum agar status pernikahan setiap pihak menjadi jelas.
Ia menyatakan telah siap secara lahir dan batin untuk menyandang status sebagai istri sah atau istri kedua, apa pun keputusan akhir yang diambil oleh Mawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News