Melalui konferensi pers yang dilakukan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2), kuasa hukum Inara Rusli, Herlina, mengungkap kesehatan fisik dan mental anak-anak tersebut. Selama ini, kondisi rumah Virgoun dinilai tidak sehat karena penghuninya merupakan perokok aktif.
"Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut, yang hampir semuanya itu merokok aktif," ucap Herlina.
Tim kuasa hukum Inara yang lain, Daru Quthny, mengaku telah melihat bukti rekaman video di mana ketiga anak tersebut secara terang-terangan mengungkap kerinduan kepada sang ibu dan meminta untuk segera dijemput.
Baca Juga :
Komnas Perlindungan Anak Dukung Inara Rusli
"Anak-anaknya, yang saya terima videonya, memang mereka juga, pastilah yang namanya anak, minta pulang. 'Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?' seperti itu. Artinya, anak itu sudah minta dijemput," ungkap Daru.
Hasil asesmen juga menunjukkan kondisi mental anak-anak mereka yang sudah mulai menurun akibat dari konflik berkepanjangan ini. Penurunan kualitas kesehatan dan psikis menjadi dasar bagi Inara untuk terus memperjuangkan kepulangan anak-anaknya.
"Berdasarkan laporan perkembangan hasil psikotes psikolog anak, pengakuan anak-anak tersebut, dan berita hoaks terhadap Inara, mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan," jelas Herlina.
Sebelumnya, Inara Rusli melaporkan mantan suaminya, Virgoun, ke Komnas Perlindungan Anak pada akhir Januari kemarin atas dugaan pengambilan paksa anak-anak. Inara menyebut hal ini telah terjadi sejak November tahun lalu. Inara juga menuding mantan suami itu menutup komunikasinya dengan anak-anaknya.
Berdasarkan putusan pengadilan, Inara Rusli memang mendapatkan hak asuh tiga anak mereka. Ketua Komnas PA Agustinus Sirait membenarkan pelaporan Inara terkait hak asuh anak yang seharusnya miliknya.
Setelah mendapatkan laporan, Komnas PA berencana memanggil Virgoun untuk dimintai klarifikasi. Mereka juga bakal memberikan wadah Virgoun dan Inara untuk melakukan diskusi terkait anak.
Pihak Virgoun mengaku enggan mengembalikan anak-anak ke pangkuan Inara sebelum kasus yang menjeratnya benar-benar tuntas. Vokalis Last Child itu menilai Inara Rusli tak mampu menjalankan kewajiban sebagai ibu jika masih harus berurusan dengan aparat.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News