Dalam unggahannya, Mercedes menyebut persoalan tersebut sebagai sebuah kesalahpahaman besar. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Atta, keluarga, dan pihak-pihak lain yang ikut terseret dalam polemik tersebut.
“Sekadar memperjelas, ini semua adalah kesalahpahaman besar. Jangan percaya begitu saja pada semua yang kalian lihat di media sosial. Saya sangat menghormati Atta, keluarganya, dan semua orang," tulis Mercedes.
Pernyataan tersebut disampaikan Mercedes setelah foto dirinya bersama Atta menjadi perbincangan di sejumlah platform media sosial. Dalam salah satu versi gambar yang beredar, Atta terlihat seolah mencium bagian kening Mercedes. Potret tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai kedekatan keduanya hingga berkembang menjadi tudingan perselingkuhan.
Namun, Atta telah lebih dulu membantah konteks tersebut. Ia mengakui memang bertemu dan berfoto bersama Mercedes ketika berada di Italia untuk menghadiri sebuah acara sepak bola yang mengundang kreator dari berbagai negara.
Atta mengatakan berfoto dengan sesama kreator dalam acara tersebut merupakan hal yang wajar. Ia membantah pernah melakukan pose seperti yang terlihat dalam foto viral dan menyebut gambar tersebut telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
“Kalau fotonya diedit AI seolah-olah berciuman sampai menggiring opini, itu sudah jadi fitnah :),” tulis Atta melalui Threads.
Sebelumnya, Atta juga menulis melalui Instagram Story, “Yang bikin fitnah AI harus dicari.”
Bertemu di Acara Sepak Bola Italia
Kebersamaan Atta dan Mercedes sendiri terjadi ketika Atta berada di Italia. Menurut penjelasan Atta, dirinya mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan sepak bola, termasuk menyaksikan sesi latihan hingga pertandingan Juventus secara langsung di stadion.Mercedes merupakan salah satu kreator yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia dikenal sebagai kreator konten sepak bola asal Meksiko yang membuat konten seputar sepak bola dan street soccer.
Dengan demikian, keberadaan keduanya dalam satu foto memang bukan sesuatu yang dibantah. Yang menjadi persoalan adalah munculnya versi gambar yang menampilkan keduanya dalam pose seolah-olah bermesraan.
Sejumlah laporan media menyebut gambar tersebut kemudian beredar di TikTok dan Threads dan digunakan sebagai bahan spekulasi mengenai hubungan Atta dan Mercedes. Namun, hingga saat ini belum ada informasi terverifikasi mengenai siapa pembuat pertama gambar yang disebut Atta sebagai hasil manipulasi AI tersebut.
Klarifikasi Mercedes kini memperkuat bantahan terhadap narasi yang berkembang di media sosial. Alih-alih memberikan penjelasan panjang mengenai hubungan dirinya dengan Atta, ia memilih menyebut persoalan tersebut sebagai “big misunderstanding” sekaligus meminta publik tidak mudah mempercayai konten yang beredar di media sosial.
Kasus ini juga memperlihatkan bagaimana sebuah foto yang kehilangan konteks dapat berkembang menjadi narasi berbeda ketika disebarkan ulang di media sosial, terlebih ketika teknologi manipulasi gambar berbasis AI semakin mudah digunakan.