Melalui unggahan terbaru di kanal YouTube Feni Rose, Senin (16/3), penyanyi tersebut mengungkap alasan memilih diam. Ia mengaku sudah lama ingin menyampaikan penjelasan dari sudut pandangnya. Namun ia memilih menahan diri karena banyak perasaan yang berkecamuk di dalam dirinya.
"Aku selama ini bukannya nggak kepengin untuk ngomong dan cerita dari sisi aku… Dan alasan aku sebenarnya karena tadinya, tuh, aku diam saja karena aku merasa, kayak, segala macam hal berkecamuk di diri aku," ucap Denada.
Simpan Rasa Bersalah Kepada Ressa
Kemudian, penyanyi berusia 47 tahun itu mengaku menyimpan rasa bersalah yang sangat besar terhadap banyak pihak, salah satunya kepada Ressa. Ia juga menyebut nama-nama lain seperti mendiang ibunda, Emilia Contessa, dan putrinya, Aisha."Aku merasa sangat amat bersalah ke Ressa, ke Aisha, ke Mama, ke keluarga besar, ke adik-adik aku gitu," ungkapnya.
Putri Emilia Contessa ini merasa apa yang terjadi saat ini adalah sesuatu yang harus ia jalani sebagai bentuk konsekuensi atas kesalahan yang pernah ia buat.
"Ya mungkin ini memang harus aku alami. Dan aku harus menerima itu dan aku harus menjalani itu," tambah Denada.
Akui Sudah Berusaha Menghubungi Ressa
Di kesempatan yang sama, Denada juga sudah berusaha menghubungi Ressa sejak beberapa waktu lalu. Ia ingin bertemu untuk memberikan penjelasan secara langsung. Penyanyi ini juga berharap bahwa sang putra akan menonton video tersebut."Aku sebetulnya selama ini sudah berusaha untuk ngehubungin Ressa dan aku kepengin ketemu sama dia, karena aku berutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia," ujarnya.
Denada pun menceritakan kronologi upaya pendekatan terhadap Ressa usai masalah ini mencuat. Ia mengunggah video klarifikasi pada 2 Februari kemarin. Sejak saat itu, perempuan itu rutin mengirim pesan WhatsApp kepada Ressa.
"Dari mulai tanggal 3 Februari sampai setiap hari setelahnya, aku, tuh, sebetulnya (kirim pesan) WhatsApp ke Ressa. Boleh aku bacain ya? Setiap hari aku WhatsApp dia," pintanya.
Sambungnya, “Aku bilang, 'Ressa, semoga Ressa sehat-sehat, amin ya rabbal alamin. Ressa, kalau boleh dan kalau Ressa mau, ingin rasanya ketemu Ressa'. Aku bilang, 'Nggak untuk apa-apa. Aku hanya ingin ketemu, kalau boleh pengin peluk saja. Tapi hanya kalau Ressa mau saja. Paling lama 30 menit'. Tapi kalau Ressa nggak mau juga dimengerti kok.”
Tak Ingin Beri Tekanan Kepada Ressa
Denada menjelaskan bahwa pesan yang ia tulis sengaja dirangkai seperti itu. Alasannya, ia tidak mau memberi tekanan kepada Ressa. Ia memvalidasi segala perasaan putra kandungnya, baik itu marah atau tidak nyaman.Namun, upaya perdamaian Denada lewat pesan WhatsApp sempat tidak mendapatkan balasan. Di antara tanggal 4 hingga 7 Februari, Denada tetap mencoba menghubungi Ressa. Ia baru mendapat balasan di tanggal 8 Februari.
"Tanggal 8 aku WhatsApp lagi, Ressa tadi ada jawabannya cuma yang 'Waalaikumsalam' itu tadi Kak," katanya.
Meski demikian, penyanyi dangdut ini mengaku tetap berusaha mengirim pesan berisi doa dan dukungan kepada Ressa.
"Aku bilang karena aku lihat banyak orang yang begitu sayang sama dia. Aku senang, aku bahagia. Aku bilang, 'Insyaallah berkah rezekinya, selalu lancar berlimpah'. Tanggal 9 dan 11 Februari juga aku masih WhatsApp menanyakan kabar," pungkasnya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News