Kritik Soal Persaingan Antarperempuan
Dalam konser Handmade Night hari kedua, Raisa bercerita mengenai fenomena persaingan antarperempuan.
"Banyak banget kasusnya tuh, 'Oh, karena aku suka sama artis ini berarti aku benci sama ini', oh ya udah fans berantem apa segala macem," ujar Raisa di Graha Bhakti Budaya, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
Ia mengkritik narasi yang memaksa perempuan untuk saling bersaing secara tidak sehat akibat persepsi keliru bahwa ruang kesuksesan di puncak sangat terbatas.
"Padahal semua punya ruang untuk berkarya. Semua orang punya ruang untuk melakukan apa aja yang mereka mau," tutur Raisa.
Menurutnya, setiap perempuan sebenarnya memiliki ruang yang cukup untuk berkarya, mengekspresikan diri, dan sukses bersama tanpa perlu saling menjatuhkan.
Pesan di Balik "Anganku Anganmu"
Raisa menilai situasi tersebut tergambar dalam lagu "Anganku Anganmu", lagu kolaborasinya bersama Isyana Sarasvati yang dirilis pada 30 Maret 2017.
"Memang pada saat itu isunya tuh lagi lagi kenceng banget soal itu. Dan kami keluar dengan lagu ini untuk bilang ke semua orang, 'I'm cool, you're cool. I'm a woman, you're a woman. Kita bisa bareng-bareng di sini'," jelas Raisa.
Kejutan hadir saat Isyana Sarasvati mendadak muncul di atas panggung untuk membawakan lagu "Anganku Anganmu" bersama Raisa. Momen tersebut menjadi penampilan yang sangat dinantikan oleh para penggemar.
Raisa Jadi Penyelamat Karier Isyana
Setelah berhasil memukau penonton dengan penampilannya, Isyana Sarasvati membagikan kisah awal perjalanan kariernya yang sempat terguncang akibat tekanan publik, perundungan, dan perbandingan yang dialaminya dengan sosok Raisa.
"Karena aku baru banget berkecimpung di industri musik Indonesia, terus kemudian dapat banyak hentakan, dapat banyak kebencian, dapat banyak perbandingan juga, dan aku kaget banget jujur," ungkap Isyana Sarasvati.
Ia pun sempat terkejut saat sosok yang dibandingkan dengannya justru mendahului menghubungi untuk memberikan dukungan.
"Dia (Raisa) bilang, 'Semangat terus, tetap berkarya, nggak usah dengerin kata orang.' Dan dari situ aku bangkit lagi," kenang Isyana.
Ia menegaskan bahwa kepedulian Raisa menjadi salah satu penyelamat perjalanan musiknya sekaligus bukti nyata penerapan prinsip women support women.
"Dengan perkembanganku juga hari ini, dengan apa yang aku lakukan hari ini, dengan karya-karyaku yang penuh warna-warni, kamu adalah salah satu penyelamatku," ucap Isyana.