Konferensi Pers Handmade Night Raisa (Foto: Medcom/Rafi)
Konferensi Pers Handmade Night Raisa (Foto: Medcom/Rafi)

Raisa Buka Peluang Gelar Konser Khusus Album Lain Setelah Handmade Night

Rafi Alvirtyantoro • 05 November 2026 16:02
Ringkasnya gini..
  • Raisa membuka peluang menggelar konser khusus untuk album-album lainnya setelah sukses merayakan 10 tahun album Handmade lewat Handmade Night.
  • Handmade Night menjadi ajang nostalgia Raisa bersama tim musik yang telah lama mendampinginya dalam perjalanan berkarya selama satu dekade.
  • Kesuksesan Handmade Night selama dua hari memunculkan peluang bagi Raisa dan Juni Records untuk mengembangkan konsep konser residensi di Indonesia.
Jakarta: Raisa mengaku bersedia menggelar konser khusus album lainnya setelah Handmade Night.

Handmade Night merupakan konser yang digelar untuk merayakan 10 tahun album Handmade yang dirilis oleh Raisa pada 2016. Konser ini berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Jakarta, pada 4–5 November 2026.

Raisa mengatakan bahwa konser dengan konsep tersebut memberikan keseruan berbeda dibandingkan pertunjukan musiknya yang lain.

"Proses kreatifnya beda, the thought behind every single decision itu beda gitu. Jadi, itu menurutku menarik banget dan seru," kata Raisa dalam konferensi pers sebelum memulai Handmade Night hari kedua pada Kamis, 5 November 2026.  

Ajang Nostalgia Bersama Tim


Menurut Raisa, Handmade Night menjadi perayaan bersama dengan tim yang masih mendampinginya hingga saat ini.

"Kita kan juga alhamdulillah timnya udah bareng lama gitu, termasuk anak-anak band juga yang mereka juga banyak yang nulis dan nge-produce lagu-lagu aku juga gitu," ucap Raisa.

"Jadi, ketika kita merayakan karya kita bareng-bareng, apalagi sambil bernostalgia, itu tuh keseruannya beda lagi," lanjutnya.
 

Konsep Baru dalam Pertunjukan Musik


Sementara itu, CEO Juni Records, Adrianto Pratono, menjelaskan bahwa Handmade Night mengusung tema baru dalam sebuah konser. Konsep ini dinilai menjadi hal yang menarik.

"Artinya adalah menghadirkan masa lalu di masa sekarang gitu kan tanpa mengorbankan apa yang tengah terjadi di sekarang gitu kan. Kalau biasanya penyanyi kan ya udah masa ini kita maju terus ke depan gitu, tapi ini kita kayak stop sebentar lalu kita ajak mundur," jelas Adrianto Pratono, yang akrab disapa Boim.

Walaupun mampu menjual seluruh tiket Handmade Night selama dua hari, Boim merasakan tantangan tersendiri saat menggelar konser tersebut.

"Effort mikirnya, effort persiapannya cuman diganjar satu malam. Menurut gua tuh enggak fair sebenarnya buat kita gitu. Itu too extreme gitu," tutur Boim.  

Peluang Konser Residensi


Melalui Handmade Night, Raisa bersama timnya ingin mencoba menggelar konser residensi seperti di luar negeri. Mereka ingin membuat pertunjukan musik dengan tema tertentu agar bisa direplikasi.

"Berarti ada chance nih kalau dua hari di weekdays atau dua hari di weekend diperpanjang lagi, harusnya secara market bisa kita coba gitu ya," ujar Boim.





 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA