Bos Hammersonic (Foto: dok.Medcom.id)
Bos Hammersonic (Foto: dok.Medcom.id)

Bos Ravel Entertainment Minta Maaf, Pastikan Akan Ada Hammersonic 2027

Basuki Rachmat • 05 Mei 2026 11:23
Ringkasnya gini..
  • Ravel Junardy minta maaf atas drama Hammersonic 2026, termasuk batalnya lineup karena geopolitik dan isu festival jadi private.
  • Meski menuai kritik, Hammersonic 2026 tetap sukses dan Ravel tegaskan festival ini bukan soal bisnis, tapi rumah bagi komunitas musik keras.
  • Kontroversi refund dan lineup tak surutkan semangat Hammersonic, Ravel pastikan festival tetap berjalan demi loyalitas Hammerhead.
Jakarta: Hammersonic Festival 2026: Decade of Dominion mungkin telah resmi berakhir, namun euforia-nya masih terasa di kalangan pencinta musik keras. Bos Ravel Entertainment, Ravel Junardy, akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait berbagai "drama" yang sempat menyelimuti Hammersonic.
 
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin malam, 4 Mei 2026, Ravel merespons kekecewaan sejumlah calon penonton terkait pembatalan beberapa line-up band internasional akibat situasi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada jadwal penerbangan.
 
Selain itu, ia juga meluruskan kabar mengenai rencana mengubah Hammersonic menjadi private festival, sebuah pernyataan yang sempat terlontar akibat rasa geram terhadap derasnya tuntutan refund tiket.

"Hammerheads, saya ingin menyampaikan sesuatu. Izinkan saya menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya atas semua kekurangan dan hal-hal yang mungkin belum sempurna selama perjalanan ini," tulis Ravel.
Meski diterpa badai kritik, Ravel tetap memberikan apresiasi tertinggi bagi para Hammerhead yang tetap setia hadir dan mendukung festival tersebut hingga akhir.
 
"Di balik itu semua, saya juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta kepada keluarga saya yang selalu mendukung saya, dan kepada kalian semua—para Hammerhead sejati yang ada di sini," lanjutnya.
 
Ravel menegaskan bahwa Hammersonic lebih dari sekadar bisnis baginya. Sebagai festival musik keras terbesar di Asia Tenggara, ia berkomitmen untuk terus menjaga eksistensi wadah ini, tanpa mempedulikan keuntungan finansial semata.
 
"Sejak awal, tujuan saya membangun Hammersonic adalah untuk menjadi rumah bagi semua pencinta musik keras. Bahkan jika hari ini yang datang hanya 100 orang, Hammersonic akan tetap saya adakan untuk 100 orang itu. Karena ini bukan soal jumlah, ini soal kita," tegas Ravel.
 
Pernyataan ini seolah menjadi jawaban atas polemik private festival sebelumnya, sekaligus menegaskan bahwa spirit underground dan komunitas tetap menjadi fondasi utama Hammersonic ke depan. 
 
"Terima kasih kepada kalian semua yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Hammersonic Festival. Terima kasih karena terus bersama saya. Kalian adalah alasan mengapa Hammersonic ada. Sampai bertemu di Hammersonic selanjutnya," tutup Ravel Junardy.
Hammersonic Festival 2026 sendiri sukses digelar selama dua hari dengan sambutan meriah dari para metalhead Tanah Air dan metalhead internasional. Hari pertama berhasil dipanaskan oleh penampilan sejumlah band cadas lintas genre seperti Parkway Drive, Eyehategod, SPEED, Counterparts, Crytal Lake, Lich King, Jinjer, Obsucra, Memphis May Fire, hingga Of Mice and Men. Serta band lokal seperti Pee Wee Gaskins dan Burgerkill.
 
Sementara di hari kedua, Hammersonic sukses dimeriahkan oleh band hardcore legendaris seperti Agnostic Front, Malevolance, Sensefail, Blessthefall, The Red Jumpsuit Appartys hingga band pop punk seperti Knuckle Puck, hingga Ellegarden. Sementara lineup lokal dimeriahkan oleh band DeadSquad, Gledeg, hingga sejumlah penampilan lainnya.
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA