Festival musik Coachella (Foto: Unsplash/Andrew Ruiz)
Festival musik Coachella (Foto: Unsplash/Andrew Ruiz)

Bukan Sekadar Festival Musik, Coachella Buka 10 Ribu Lapangan Kerja di California

Rafi Alvirtyantoro • 15 April 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Coachella dan Stagecoach menyumbang Rp11,9 triliun setiap tahunnya bagi pendapatan daerah California.
  • Dua festival besar ini berhasil menciptakan lebih dari 10.000 lapangan kerja baru di berbagai sektor jasa.
  • Gubernur Gavin Newsom menegaskan Coachella sebagai pilar penyokong UMKM dan pusat hiburan dunia.
Jakarta: Festival musik Coachella terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan bagi negara bagian California, Amerika Serikat, setiap tahunnya.
 
Melansir laman resmi pemerintah setempat, Coachella dan Stagecoach dilaporkan memberikan kontribusi ekonomi yang besar. Kedua festival musik tersebut secara kumulatif menyumbangkan lebih dari $700 juta atau setara Rp11,9 triliun setiap tahunnya bagi pendapatan daerah.  

Kontribusi Ekonomi Kreatif California

Gubernur California, Gavin Newsom, menyatakan bahwa ekonomi kreatif merupakan penggerak utama roda ekonomi di wilayah yang dipimpinnya. Oleh karena itu, Coachella dan Stagecoach bukan sekadar ajang hiburan semata.
 
Menurutnya, festival musik berskala internasional ini mampu memberikan dukungan nyata kepada para pelaku usaha kecil di California.

“Perhelatan seperti Coachella dan Stagecoach bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan pilar yang menghidupkan ekonomi lokal, mendukung pelaku usaha kecil, serta mempertegas status California sebagai pusat hiburan dunia,” ucap Gavin Newsom dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 14 April 2026.  

Peningkatan Sektor Pariwisata dan Jasa

Pada tahun 2025, Coachella menyambut hampir 250.000 pengunjung selama dua akhir pekan berturut-turut. Gelombang wisatawan ini meningkatkan okupansi hotel secara drastis, memajukan sektor jasa lokal, dan memperkuat identitas California sebagai destinasi utama seni dan budaya.
 
Selain dampak pariwisata, Coachella dan Stagecoach menopang tenaga kerja regional dengan menyediakan lebih dari 10.000 lapangan kerja temporer setiap tahun. Lapangan kerja ini tersebar di berbagai bidang, mulai dari produksi acara dan logistik hingga sektor perhotelan serta layanan lokal lainnya.  

Nilai Dampak Media dan Pengaruh Global

Pada 2025, Coachella juga mencatatkan nilai dampak media atau Media Impact Value (MIV) sebesar kurang lebih Rp15,5 triliun ($908 juta). Angka ini menegaskan visibilitas global festival tersebut dalam membentuk tren dunia, sekaligus memperluas pengaruh ekonomi kreatif "The Golden State" di panggung internasional.
 
Sementara itu, Coachella 2026 akan kembali digelar untuk pekan kedua pada 17–19 April mendatang waktu setempat. Festival tahun ini menampilkan jajaran musisi besar sebagai headliner utama, di antaranya Sabrina Carpenter, Justin Bieber, dan Karol G.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA