Meskipun tampil tepat pukul 16.00 WIB di bawah terik matahari dan hembusan angin laut pesisir Jakarta, antusiasme para Hammerhead tidak surut sedikit pun. Ini merupakan kali pertama band yang beranggotakan Joe Taylor (vokal), Kevin Maida (gitar), John Siorek (drum), Nick Casasanto (gitar), dan Ryan Rumchaks (bass) menyapa langsung penggemar mereka di Indonesia.
Begitu naik ke atas panggung, Knuckle Puck langsung tancap gas dengan hits ikonik mereka, "No Good". Suasana seketika pecah saat kerumunan penonton mulai melakukan sing-along massal yang dibarengi dengan aksi circle pit.
"Apa kabar Jakarta, kami Knuckle Puck. Ini pertama kali kami ke Jakarta dan Indonesia," sapa Joe Taylor yang langsung disambut sorak sorai penonton.
Tanpa memberikan jeda panjang, mereka melanjutkan energi tersebut lewat lagu "A New Beginning".
Di tengah set panggungnya, Joe Taylor sempat mengambil momen untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendengar yang telah mendukung karier mereka hingga bisa terbang ke Indonesia.
"Lagu selanjutnya ini kupersembahkan untuk semua orang di sini. Tanpa kalian yang mendengarkan Knuckle Puck, Knuckle Puck tidak akan ada di sini. Lagu ini kupersembahkan untuk kalian, this song is call 'Why Would You Care?'," ungkap sang vokalis.
Knuckle Puck kemudian mengajak penonton mendalami diskografi mereka lewat lagu "Want Me Around" dari album Shapeshifter (2017) hingga trek lawas yang sarat kenangan, "Evergreen", dari album Copacetic (2015).
Melihat sambutan yang luar biasa, Joe Taylor seolah tak percaya bisa mendapatkan energi sebesar itu di penampilan perdana mereka. Ia bahkan memberikan jaminan bahwa Knuckle Puck akan kembali lagi ke Indonesia di masa depan.
"Yo, ini sungguh... sungguh luar biasa bisa berada di sini. Terima kasih semuanya sudah datang dan bersenang-senang bersama kami. Kami adalah band bernama Knuckle Puck. Kami dari Chicago, Amerika. Kami akan kembali. 100% kami akan kembali. Ini sungguh luar biasa," tutur Joe.
Menjelang akhir penampilan, tensi panggung tetap terjaga lewat deretan lagu andalan seperti "Shifted", "Untitled", dan "Breathe". Joe juga tak lupa memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara dan kru yang telah mewujudkan mimpi mereka tampil di festival musik keras terbesar di Asia Tenggara tersebut.
"Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Terima kasih kepada Hammersonic Fest karena telah mengundang kami. Terima kasih kepada seluruh kru yang telah membantu kami menyiapkan panggung, dan mengantarkan kami ke sini dengan selamat. Hammersonic, tolong undang kami lagi! Tolong undang kami lagi!" Ungkap Joe.
Aksi panggung Knuckle Puck pun ditutup secara klimaks lewat lagu "Pretense". Gemuruh suara penonton yang menyatu dalam circle pit terakhir menjadi tanda suksesnya invasi perdana Knuckle Puck di panggung Hammersonic.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News