Preskon LaLaLa Festival 2026 (Foto: Medcom/Basuki)
Preskon LaLaLa Festival 2026 (Foto: Medcom/Basuki)

Ekspansi ke Filipina, LaLaLa Festival Boyong Musisi Indonesia

Basuki Rachmat • 12 Agustus 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • LaLaLa Festival ekspansi ke Manila untuk pertama kalinya setelah satu dekade, memperluas pasar musik Indonesia ke Asia Tenggara.
  • Carmel Puma ungkap alasan LaLaLa Festival memilih Manila, mulai dari besarnya pasar R&B hingga pengalaman promotor lokal yang dinilai mumpuni.
  • LaLaLa Festival berencana membawa musisi Indonesia seperti Isyana Sarasvati ke Manila, sementara Carmel Puma mengaku ingin menghadirkan Olivia Rodrigo.
Jakarta: LaLaLa Festival memasuki babak baru dalam perjalanan satu dekadenya. Untuk pertama kalinya, festival musik ini akan digelar di dua kota sekaligus, yakni Jakarta, Indonesia, dan Manila, Filipina.
 
Ekspansi tersebut menjadi langkah LaLaLa Festival untuk memperluas jangkauan ke pasar musik Asia sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu festival musik besar di Asia Tenggara.
 
Di Indonesia, LaLaLa Festival 2026 akan digelar pada 22-23 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta. Selama dua hari, festival ini akan menghadirkan deretan musisi internasional dan nasional dengan konsep yang memadukan musik serta pengalaman seni khas LaLaLa Festival.

Founder LaLaLa Festival, Carmel Puma, mengaku tidak menyangka festival yang dirintisnya sejak 2016 tersebut dapat bertahan hingga memasuki usia 10 tahun. Ia juga merasa bersyukur LaLaLa Festival kini memiliki kesempatan untuk membawa konsep festival tersebut ke Filipina.
 
"Unreal, Bro. Nggak pernah kepikiran gua ada di sini 10 tahun gitu, dari 2016 ya loh kita berdarah-darah sampai bisa ketemu orang-orang hebat, bisa kerja sama gitu. Even bawa Indo ke Manila. Kalau bukan karena Tuhan, siapa lagi," ujar Puma saat ditemui dalam sesi doorstop interview di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.  

Alasan Pilih Manila

Keputusan memilih Manila sebagai kota ekspansi bukan tanpa pertimbangan. Puma menyebut karakter pasar musik di Manila menjadi salah satu faktor utama, khususnya karena besarnya minat terhadap musik R&B.
 
"Di sana tuh R&B-nya sangat gede loh. Kayak gua bawa FLO di Jakarta yang ternyata di Jakarta R&B tuh besar banget, FLO gua bawa tuh banyak yang beli karena mau nonton FLO. Di Manila juga sama persis," lanjutnya.
 
Selain karakter pasar, pemilihan mitra promotor lokal juga menjadi pertimbangan penting bagi LaLaLa Festival. Puma mengaku membutuhkan waktu untuk memastikan pihak yang dipercaya menangani penyelenggaraan festival di Manila memiliki pengalaman serta kapabilitas yang sesuai.
 
"Promotor sana nggak macem-macem. Nah, makanya gua pilih promotor yang ini karena gua lihat kayak dia sudah hampir 20 tahun ngerjain dan banyak banget show-show yang di Manila ada di Jakarta malah nggak ada. Jadi gua lihat kapabilitasnya selama bertahun-tahun kayak ini orang memang bisa megang LaLaLa gitu. Jadi salah satu pertimbangan kita lama dan baru di tahun ini di Manila, salah satunya itu juga sih. Kita bener-bener ngelihatin promotor sana sebaik apa gitu, dan ternyata ini bagus sih," terangnya.
 
Untuk gelaran di Manila, LaLaLa Festival juga akan menghadirkan konsep panggung yang cukup beragam. Namun, terdapat satu hari yang secara khusus dirancang sebagai pertunjukan spesial.
 
"Banyak panggungnya sebenarnya. Cuma ada satu hari yang satu panggung besar aja. Jadi special show gitu buat Rex Orange County," tutur Puma.  

Bawa Musisi Indonesia ke Manila

Ekspansi ke Filipina juga menjadi kesempatan bagi LaLaLa Festival untuk membawa sejumlah musisi Indonesia tampil di hadapan penonton Manila. Salah satu nama yang dipastikan hadir adalah Isyana Sarasvati.
 
Puma menjelaskan bahwa Isyana tidak masuk dalam lineup LaLaLa Festival Jakarta karena pihaknya ingin memberikan posisi khusus kepada musisi yang menjadi national headliner. Namun, Isyana tetap mendapatkan kesempatan tampil dalam gelaran LaLaLa Festival di Filipina.
 
"Kalau dari Indonesia ke Filipina-nya ada beberapa, kayak Isyana kan nggak main di Jakarta karena gue menghargailah soal yang national headliner itu. Tapi kita bawa kasih Isyana buat main di Filipina," ungkapnya.

Ingin Undang Olivia Rodrigo

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menghadirkan Olivia Rodrigo, penyanyi global yang memiliki darah keturunan Filipina, Puma mengaku sebenarnya memiliki keinginan untuk membawa pelantun "drivers license" tersebut ke LaLaLa Festival.
 
Namun, persoalan biaya dan manajemen menjadi tantangan tersendiri untuk merealisasikan keinginan tersebut.
 
"Gue juga mau lagi Olivia Rodrigo cuman mahal banget ya dia. Pengen sih cuman Olivia Rodrigo tuh kan agak susah ya dia manajemen artisnya," tutup Carmel Puma.
Sementara itu, LaLaLa Festival 2026 di Jakarta akan menghadirkan sejumlah musisi internasional ternama. Beberapa di antaranya adalah Rex Orange County, Steve Lacy, HONNE, Two Door Cinema Club, The Flaming Lips, Kodaline, Dermot Kennedy, FLO, Jordan Rakei, Matt Maltese, Astrid S, hingga Summer Salt.
 
Selain nama-nama tersebut, puluhan musisi lainnya juga akan meramaikan LaLaLa Festival 2026 dengan beragam genre dan penampilan yang tersebar di sejumlah panggung selama dua hari penyelenggaraan.
 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA