Jakarta: Fenomena aksi crowd surfing, stage diving, hingga moshing di konser musik Tanah Air kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena antusiasme penonton, melainkan juga akibat tindakan aparat keamanan yang dinilai sejumlah penonton terlalu represif saat mengamankan jalannya pertunjukan.
Perdebatan mengenai batas antara menjaga keamanan dan menghormati kultur konser kembali mencuat setelah beberapa insiden yang melibatkan aparat viral di media sosial.
Bagi sebagian penikmat musik rock, punk, hingga hardcore, aksi seperti crowd surfing, stage diving, hingga moshing merupakan bagian dari ekspresi yang telah lama menjadi budaya di skena musik tersebut. Di sisi lain, aparat keamanan memiliki tanggung jawab untuk mencegah potensi risiko keselamatan maupun kericuhan di area konser.
Salah satu insiden yang ramai diperbincangkan terjadi saat penampilan band alternative rock asal Jakarta, Monkey to Millionaire, di panggung Jakarta Fair pada 6 Juli 2026.
Video yang beredar memperlihatkan seorang penonton yang sedang melakukan crowd surfing dihentikan oleh aparat yang bertugas mengamankan konser. Tindakan penarikan paksa hingga dugaan pemukulan terhadap penonton memicu kritik dari warganet dan penikmat musik.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi ketika band pop-punk asal Wales, Neck Deep, tampil di The Sounds Project pada 2024. Saat itu, vokalis Ben Barlow sempat menghentikan penampilannya untuk meminta aparat tidak bertindak terlalu keras terhadap penonton yang sedang melakukan crowd surfing.
Fenomena tersebut memunculkan perdebatan di kalangan penonton konser. Sebagian beranggapan aksi crowd surfing merupakan bagian dari kultur musik yang dilakukan secara sadar dengan memahami risiko yang menyertainya.
Sementara itu, aparat memandang tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penonton lain, mengganggu ketertiban, maupun merusak fasilitas pengamanan di depan panggung.
Festival Director The Sounds Project, Gerhana Banyubiru atau akrab disapa Ghana, menilai penyelenggaraan festival musik membutuhkan koordinasi yang baik antara promotor, aparat keamanan, artis, hingga tim keamanan internal agar tidak terjadi benturan kepentingan di lapangan.
"Sebenarnya sinergi itu memang harus ada. Kalau bikin festival tentunya harus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang. Cuma memang setiap band juga punya karakter dan regulasinya sendiri. Ada yang maunya dijaga ketat, ada juga yang lebih longgar, jadi kita berusaha mengimbangi," ujar Ghana kepada Medcom.id di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2026.
Menurut Ghana, promotor memiliki tugas menjembatani seluruh pihak yang terlibat agar festival dapat berjalan aman tanpa menghilangkan pengalaman yang diharapkan penonton.
"Tapi yang jelas, kita menjembatani artis, pihak berwenang, dan kita juga punya internal security yang bertanggung jawab terhadap keamanan di dalam area festival, termasuk crowd control. Jadi semua elemen memang harus bersinergi," lanjutnya.
Secara pribadi, Ghana menilai setiap orang memiliki cara berbeda dalam menikmati konser. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tetap harus dibarengi dengan rasa saling menghormati dan menjaga keselamatan.
"Buat opini gue pribadi dan sebagai promotor, sebenarnya bebas saja cara menikmati musik, tapi ya saling jaga saja. Kadang kalau crowd surf atau himpit-himpitan kan rawan barang hilang atau ada yang cedera. Di festival juga ada penonton yang memang datang buat menikmati musik dengan santai, sementara yang lain ingin moshing atau crowd surf. Menurut gue semua sah-sah saja," tuturnya.
Ia mengakui keberagaman karakter penonton menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara festival musik.
"Kadang akhirnya komplain balik ke kita. Penonton kita banyak, ada yang datang buat nonton band pop, ada juga yang datang buat band rock. Jadi pasti ada perbedaan kepentingan. Yang satu maunya moshing, yang satu maunya santai. Tugas kita mencari titik tengah supaya semua tetap bisa menikmati festival tanpa saling merugikan," pungkas Ghana.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan