Berbeda dari festival musik yang biasanya berpusat di satu lokasi, Soundrenaline Sana Sini Jakarta mengajak pengunjung menjelajahi lima venue dengan karakter berbeda. Kelima lokasi tersebut adalah Taman Kota Peruri, Ina Hall Peruri, M Bloc Livehouse, COMA Bar, dan Melting Pop.
Pemilihan venue yang berada dalam satu kawasan menjadi bagian dari upaya penyelenggara menciptakan pengalaman festival yang lebih nyaman. Penonton diharapkan dapat berpindah dari satu pertunjukan ke pertunjukan lainnya dengan lebih mudah sambil menikmati atmosfer kawasan Blok M.
“Konsep Sana-Sini tetap menjadi fondasi Soundrenaline tahun ini. Bedanya, di 2026 kami mengembangkannya agar terasa lebih nyaman dan seamless, dengan venue yang lebih berdekatan dan terpusat di satu kawasan. Kami ingin penonton bisa menikmati festival sebagai perjalanan yang mengalir, tanpa harus terburu-buru, dan benar-benar fokus pada pengalaman musiknya,” ungkap Putri Limbak Cahaya, perwakilan Resonine.
Baca Juga :
Pengalaman Unik Band Australia di Soundrenaline 2025: Cicipi Kuliner Lokal hingga Berburu Vinyl
Sebelum rangkaian utama Soundrenaline Sana Sini Jakarta dimulai, penyelenggara lebih dahulu menghadirkan program The Lab pada 17 Juli 2026 di Melting Pop. Program tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan bagi musisi berkembang, komunitas kreatif, serta para pelaku industri musik.
Beragam agenda akan digelar dalam The Lab, mulai dari speed meeting, talkshow, listening session, hingga networking night. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi musisi dan pelaku kreatif untuk bertukar pengetahuan sekaligus membangun jaringan yang lebih luas.
Sejumlah figur dari industri festival musik lokal dan internasional turut hadir dalam program tersebut. Mereka di antaranya Phuong Le selaku Music Director Wonderfruit Festival, James Minor dari SXSW Music Festival, Hydhir Ramli dari Baybeats/Esplanade, David Karto dari Synchronize Festival, Ghana Banyubiru dari The Sounds Project, serta Ferry Darmawan dari Joyland Festival.
Memasuki 18 dan 19 Juli 2026, kawasan Blok M District akan menjadi pusat utama Soundrenaline Sana Sini Jakarta. Setiap venue menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari konser outdoor dalam skala besar hingga pertunjukan indoor dengan suasana yang lebih intim.
Taman Kota Peruri menjadi area outdoor terbesar sekaligus salah satu panggung utama Soundrenaline 2026. Lokasi tersebut akan menghadirkan sejumlah musisi internasional serta berbagai aktivitas festival yang dapat dinikmati pengunjung.
Sementara itu, Ina Hall Peruri menawarkan pengalaman pertunjukan melalui konsep The Unseen Side Of dan The Unplugged. M Bloc Livehouse juga menjadi lokasi untuk sejumlah penampilan spesial melalui konsep The Unseen Side Of yang memperlihatkan sisi berbeda dari para musisi.
Pengalaman lain dapat ditemukan di COMA Bar yang menjadi ruang kolaborasi antara musisi pendatang baru dan penampil utama. Adapun Melting Pop akan lebih dekat dengan aktivitas kolektif, komunitas, serta berbagai pertunjukan kreatif.
“Di Soundrenaline 2026, kami mengombinasikan lebih banyak nama besar dengan ruang yang tetap terbuka bagi emerging musicians. Harapannya, mereka tidak hanya mendapat panggung, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh termasuk melalui kolaborasi dengan musisi besar yang lebih dulu dikenal sehingga penonton bisa menikmati spektrum musik yang lebih kaya,” tambah Putri.
Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 juga membawa deretan musisi dari berbagai genre, generasi, dan negara. Pada hari pertama, Tahiti 80 dan Last Dinosaurs menjadi beberapa nama internasional yang akan tampil bersama deretan musisi Indonesia.
Hari pertama juga diramaikan Elephant Kind, Seringai, Efek Rumah Kaca, The Panturas, The Upstairs x OG Avamato, Naykilla, Soulvibe, Reality Club, Thee Marloes, hingga White Chorus. Keberagaman lineup tersebut menjadi salah satu daya tarik utama festival tahun ini.

Pada hari kedua, panggung Soundrenaline 2026 akan menghadirkan DIIV dan The Beths. Sejumlah nama dari Indonesia seperti The Adams, Float, Danilla, Sal Priadi, The SIGIT, Ali, Beijing Connection, dan PORIS juga masuk dalam daftar penampil.
Tidak hanya pertunjukan reguler, sejumlah kolaborasi khusus turut dipersiapkan. Di antaranya Jo Soegono x Mocca dan Maisonc x Kunto Aji, serta penampilan Nyanyi Bareng Jakarta yang melengkapi rangkaian acara pada hari kedua.
Melalui konsep district festival, Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026 berupaya membawa festival musik lebih dekat dengan kehidupan perkotaan. Musik tidak hanya hadir di atas panggung, tetapi juga menjadi penghubung antara musisi, komunitas, pelaku industri, dan masyarakat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda