Melalui kerja sama tersebut, Synchronize Fest menghadirkan program Nebeng Gratis Transjakarta yang memungkinkan penonton menggunakan layanan bus gratis dari sejumlah titik di wilayah Jabodetabek menuju lokasi festival maupun sebaliknya.
Direction of Communication Synchronize Fest, Aldila Karina, mengatakan program tersebut kembali dihadirkan sebagai bagian dari upaya festival mendorong penonton menggunakan transportasi publik. Hal itu disampaikannya saat ditemui Medcom.id di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 30 September 2026.
"Kami di tahun ini kembali bekerja sama dengan Transjakarta untuk menghadirkan program Nebeng Gratis Transjakarta ke Synchronize Festival. Jadi akan hadir di tujuh titik Jabodetabek," ungkap Aldila.
Tujuh titik tersebut tersebar di sejumlah wilayah Jabodetabek, termasuk Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Tangerang, Depok, Bekasi, hingga Jakarta Barat. Salah satu titik keberangkatan di Jakarta Selatan berada di Stasiun Lebak Bulus, sementara untuk Tangerang Selatan tersedia di Bintaro Xchange Mall.
"Kalau dari Jaksel itu adanya dari Stasiun Lebak Bulus (bus stop), lalu ada di Bintaro Xchange Mall itu Tangsel, lalu ada juga nanti yang dari Tangerang, Depok, Bekasi, dan juga Jakarta Barat. Detailnya nanti menyusul di sosial media," lanjutnya.
Menurut Aldila, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Synchronize Fest untuk mengajak Warga-Wargi, sebutan bagi penonton festival, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus menekan emisi karbon selama gelaran berlangsung.
"Pada dasarnya ini secara konsep dan prinsip sama, di mana kami ingin meng-encourage (mendorong) Warga-Wargi agar tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk mengurangi emisi karbon. Sehingga pilihannya kalau mau naik bus secara kolektif ramai-ramai untuk mengurangi emisi karbon, atau naik sepeda saja sekalian," tutup Aldila.
Bagian dari Gerakan Ramah Lingkungan Synchronize Fest
Program Nebeng Gratis merupakan bagian dari gerakan ramah lingkungan atau Green Movement yang telah dijalankan Synchronize Fest sejak 2019.
Selain menyediakan transportasi umum gratis, Synchronize Fest 2026 juga kembali menghadirkan sejumlah inisiatif lingkungan lainnya. Program tersebut mencakup Water Refill Station untuk mengurangi penggunaan botol sekali pakai, Waste Management untuk pengelolaan dan pengurangan sampah, serta Warga-Wargi Menanam.
Melalui program Warga-Wargi Menanam, sebagian keuntungan dari penjualan tiket Synchronize Fest akan didonasikan untuk mendukung penanaman mangrove di Kepulauan Seribu.
Tiket Harian Synchronize Fest 2026
Sementara itu, penjualan tiket harian Synchronize Fest 2026 kini telah resmi dibuka. Terdapat dua kategori tiket harian yang bisa dipilih oleh Warga-Wargi.
Kategori Daily Early Entry, dengan akses masuk sebelum pukul 14.00 WIB, dibanderol Rp285 ribu. Sementara itu, tiket Regular Daily dijual seharga Rp385 ribu.
Seluruh harga tiket tersebut sudah termasuk pajak dan biaya penanganan.