Kiri ke kanan: Nard, Roby, dan Aan Geisha (Foto: Medcom/Basuki)
Kiri ke kanan: Nard, Roby, dan Aan Geisha (Foto: Medcom/Basuki)

Direncanakan Sejak 2024, Synchronize Fest Akhirnya Satukan Geisha dengan Momo

Basuki Rachmat • 30 September 2026 21:00
Ringkasnya gini..
  • Geisha akan reuni di Synchronize Fest 2026 dengan mempertemukan Momo dan Regina Poetiray dalam satu panggung.
  • Setelah proses komunikasi sejak 2024, Geisha akhirnya memastikan reuni lintas generasi dalam pertunjukan spesial A Retrospective Journey.
  • Geisha menyiapkan lagu-lagu lama untuk Synchronize Fest 2026 sebagai momen nostalgia dan bernyanyi bersama penggemar.
Jakarta: Grup musik asal Pekanbaru, Geisha, dipastikan balal kembali berkumpul dalam pertunjukan spesial di hari pertama Synchronize Fest 2026 yang digelar pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Pertunjukan bertajuk A Retrospective Journey tersebut menjadi salah satu penampilan yang dinantikan karena mempertemukan dua vokalis Geisha dari era berbeda dalam satu panggung. Momo, vokalis awal Geisha, akan kembali bernyanyi bersama Regina Poetiray yang kini menjadi vokalis utama grup tersebut.

Kehadiran Momo dan Regina juga akan dilengkapi oleh personel Geisha lainnya, yakni Roby, Aan, Dhan, dan Nard. Formasi lintas generasi ini menjadi kesempatan bagi penggemar untuk kembali menyaksikan perjalanan panjang Geisha dalam satu pertunjukan.

Saat ditemui Medcom.id di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu, 30 September 2026, gitaris Geisha, Roby Satria, mengungkapkan bahwa rencana reuni tersebut telah melalui proses komunikasi yang cukup panjang. Pembicaraan mengenai kemungkinan kembali tampil bersama bahkan sudah dimulai sejak 2024.

"Proses komunikasi yang dijalin sejak awal itu memang dari tahun 2024. Proses apakah mungkin kita untuk se-band bareng, karena terakhir itu kita di tahun 2017 sempat pembubaran dengan fase yang kita sudah berkeluarga dan Momo di Malang, aku di Pekanbaru, dan di Jogja," tutur Roby.
Rencana tersebut sempat kembali dibicarakan untuk direalisasikan pada 2025. Namun, kondisi salah satu personel membuat rencana itu belum dapat terlaksana.

"Habis itu kita mau tetapkan di 2025, kemarin mau manggung, tapi salah satu personel juga masih berhalangan. Insyaallah di 2026 ini bisa kita realisasikan. Kita juga sudah final, konsep semuanya sudah ready, tinggal nunggu hari H-nya," lanjutnya.

Menurut Roby, reuni ini menjadi momentum untuk merayakan perjalanan Geisha yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Momo juga dianggap sebagai bagian penting dari perjalanan grup sejak awal terbentuk.

"Jalan tengahnya karena kita ingin merayakan perjalanan Geisha selama 23 tahun berkarya. Jadi, Momo juga bagian dari kita. Jadi, ini waktu yang tepat untuk kita bisa merayakan karya-karya Geisha setelah sekian tahun kita vakum di industri musik ini, terutama aku dan Aan ya, dan Momo ya," ungkap Roby.

Tak hanya menjadi ajang reuni, Geisha juga telah menyiapkan sejumlah lagu lama untuk kembali dibawakan di hadapan penggemar. Roby berharap penampilan tersebut dapat menjadi momen bernostalgia sekaligus bernyanyi bersama dari awal hingga akhir pertunjukan.

"Ini kesempatan yang luar biasa untuk teman-teman yang mungkin merindukan lagu-lagu yang sudah kita rilis dari tahun 2009 untuk kemudian hadir di event ini. Kita akan sing along bareng dan ya merayakan perjalanan Geisha selama 23 tahun. Lagunya nanti akan kita persiapkan sedemikian rupa untuk bisa sing along dari awal sampai akhir ya," pungkasnya.
   

Alasan Synchronize Fest Bawa Geisha dengan Momo

Direction of Communication Synchronize Fest, Aldila Karina, turut menjelaskan alasan pihaknya menghadirkan Geisha dalam format lengkap bersama Momo untuk Synchronize Fest 2026.

Menurut Aldila, Geisha merupakan salah satu grup yang lekat dengan perjalanan generasi penikmat musik Indonesia pada era 2000-an. Karena itu, pihak Synchronize Fest ingin menghadirkan mereka untuk pertama kalinya dalam gelaran festival tersebut dengan konsep yang spesial.

"Sadar atau tidak sadar, Geisha adalah salah satu band yang selalu menemani tumbuh kembangnya kita di era generasi 2000-an. Kalau misalkan mau ke pasar, mau ke mal, mau ke mana pun, pasti ada beberapa playlist lagu era band-band generasi 2000-an. Ada Noah, ada Nidji, ada D'Masiv, dan Geisha salah satunya. Sehingga dari sekian banyak nama-nama populer di generasi itu, Geisha tuh belum pernah tampil di Synchronize Festival," ungkap Aldila.

Aldila berharap penampilan perdana Geisha di Synchronize Fest bukan menjadi penampilan satu kali. Ia ingin momentum tersebut menjadi perayaan spesial bagi para penggemar Geisha.

"Makanya untuk kehadiran pertama ini semoga bukan jadi penampilan terakhir, tapi kami sekalinya pengen mendatangkan Geisha dengan konsep yang terbaik, yang terspesial untuk wargi-wargi dan juga My Geisha, fans-nya Geisha. Itu sih," tutupnya.







 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA