Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Dampak Ekonomi Konser Kanye West di GBK Jakarta Capai Rp450 Miliar

Rafi Alvirtyantoro • 26 Oktober 2026 10:11
Ringkasnya gini..
  • Konser Ye Live in Jakarta di SUGBK sukses menghasilkan dampak ekonomi daerah hingga Rp450 miliar.
  • Penjualan tiket konser Kanye West berkontribusi langsung sebesar Rp328 miliar pada perputaran ekonomi.
  • Gelaran internasional ini makin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi konser utama kelas dunia.
Jakarta: Konser Kanye West di Jakarta memberikan dampak ekonomi sebesar Rp450 miliar.
 

Konser Perdana Kanye West

Kanye West sukses menggelar konser perdananya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Konser yang dipromotori oleh Raw Vision Collective ini dimulai pukul 21.00 WIB.

Rapper tersebut membawakan total 32 lagu selama dua jam penampilannya di Dome Stage, panggung raksasa berbentuk bola dunia.

Konser bertajuk Ye Live in Jakarta ini menjadi satu-satunya pertunjukan Kanye West di kawasan Asia Tenggara dan Australia. Hal tersebut sukses menarik kedatangan banyak penonton mancanegara ke Indonesia.
   

Dampak Ekonomi Konser Ye

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penjualan tiket konser Kanye West saja menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp328 miliar.

“Sedangkan untuk dampak konser dari Ye, dari penjualan tiket sendiri, dari hanya dari penjualan tiket adalah Rp328 miliar,” kata Pramono Anung, di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Menurut Pramono, konser Kanye West memberikan dampak ekonomi yang lebih besar daripada sekadar hasil penjualan tiket.

“Ye ini memberikan dampak yang lebih karena ada yang sebelum maupun sesudah, bahkan sampai kemarin pun banyak yang masih bertahan di Jakarta, angkanya kurang lebih 450 miliar,” ucap Pramono Anung.
   

Jakarta Kian Mengukuhkan Diri sebagai Kota Global

Ini bukan pertama kalinya konser musik memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Jakarta. Sebelumnya, konser The Weeknd dan festival musik Pestapora 2026 mencatatkan perputaran ekonomi hingga Rp250 miliar di Jakarta.

"Saya mendapatkan laporan, dalam pelaksanaan Pestapora dan juga The Weeknd selama dua hari ini, ekonomi bergerak di Jakarta akibat itu hampir Rp250 miliar," kata Pramono Anung, dikutip dari Metrotvnews.com, pada Senin, 28 September 2026.

Menurutnya, kedua pertunjukan tersebut telah menarik perhatian kancah internasional sekaligus mengukuhkan posisi Jakarta sebagai kota global.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA