Bilal Indrajaya di Papandayan Jazz Fest 2026 (Foto: Medcom/Basuki)
Bilal Indrajaya di Papandayan Jazz Fest 2026 (Foto: Medcom/Basuki)

Teza Sumendra, Bilal Indrajaya, dan Adikara Hidupkan Lagu Koes Plus di Papandayan Jazz Fest

Basuki Rachmat • 03 Oktober 2026 21:31
Ringkasnya gini..
  • Teza Sumendra, Bilal Indrajaya, dan Adikara membawakan lagu-lagu Koes Plus dalam Tribute to Koes Plus di Papandayan Jazz Fest 2026.
  • Bilal Indrajaya mengenang pengaruh lagu Koes Plus sejak kecil yang mendorongnya berani menciptakan karya musik sendiri.
  • Tribute to Koes Plus ditutup dengan kolaborasi Teza Sumendra, Bilal Indrajaya, dan Adikara membawakan Kapan-Kapan.
Bandung: Bilal Indrajaya, Adikara, dan Teza Sumendra berkolaborasi membawakan sejumlah lagu legendaris Koes Plus melalui proyek musik Tribute to Koes Plus by The Gentlemen's Club. Penampilan tersebut menjadi salah satu sajian spesial pada hari pertama Papandayan Jazz Fest ke-11 yang digelar di The Papandayan Hotel Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Penampilan The Gentlemen's Club dibuka oleh Teza Sumendra yang membawakan "Hanya Untukmu". Lagu tersebut rupanya menjadi salah satu karya favorit Teza dari Koes Plus.

"Terima kasih Papandayan Jazz Fest. Saya Teza, 'Hanya Untukmu' adalah salah satu lagu favorit saya dari Koes Plus. Liriknya sedih sih sebenarnya, ini kayak curhat gitu. Kayaknya Tonny Koeswoyo waktu itu sedang lagi terpuruk, tapi saya suka banget lagu ini," ungkap Teza saat menyapa penonton.

Teza kemudian mengajak penonton bernyanyi bersama sebelum melanjutkan penampilannya dengan lagu Koes Plus lainnya, "Derita".

"Mudah-mudahan kalian tahu lagunya, jadi bisa bantuin saya nyanyi, oke? This one is a cover dari 'Derita'," lanjutnya.
 
Setelah membawakan dua lagu Koes Plus, Teza turut memperkenalkan karya orisinalnya berjudul "The Introvert". Lagu tersebut merupakan bagian dari EP terakhirnya, Midnight Ocean.

"Kalau tadi curhatnya Tonny Koeswoyo, ini adalah curhatnya saya. Kalau ada yang belum pernah dengar, ini ada di EP terakhir saya judulnya Midnight Ocean. Ini adalah track pertama, this one is called 'The Introvert'," tuturnya.

Teza kemudian menutup penampilannya dengan "Ku Jemu" dari Koes Plus. Setelah itu, ia mengundang Bilal Indrajaya untuk melanjutkan pertunjukan.

"Please give it all Bilal Indrajaya," ungkap Teza.

Pengaruh Koes Plus bagi Bilal Indrajaya

Bilal Indrajaya kemudian mengambil alih panggung dengan membawakan "Kisah Sedih di Hari Minggu". Ia turut mengapresiasi karya-karya Koes Plus, khususnya komposisi yang dibuat Tonny Koeswoyo.

"Karya-karyanya Koes Plus, gubahannya Tonny Koeswoyo tuh nggak ada yang nggak asik ya, nggak ada yang nggak manis," ungkap Bilal.

Bilal kemudian mengajak penonton bernyanyi bersama lewat lagu "Andaikan Kau Datang", yang juga berasal dari album yang sama.

"Lagu yang ini saya yakin nggak kalah manis. Teman-teman pasti tahu lagu ini. Di album yang sama juga. Kalau ada yang tahu boleh kita nyanyikan yang paling kencang, boleh semuanya? Judulnya adalah 'Andaikan Kau Datang'," lanjut Bilal.

Tak hanya membawakan karya Koes Plus, Bilal juga memperkenalkan lagu orisinalnya, "Niscaya". Sebelum membawakannya, ia mengungkapkan bagaimana musik Koes Plus turut memengaruhi perjalanan bermusiknya sejak kecil.
 
"Berkat lagu-lagu Koes Plus yang saya dengarkan dari kecil, saya akhirnya memberanikan diri juga waktu remaja bikin lagu sendiri. Jadi saya punya lagu, semoga pada tahu lagunya. Anyway, lagu ini judulnya Niscaya. Bantuin sama-sama boleh?" tutur Bilal.

Penampilan Bilal kemudian ditutup dengan lagu favoritnya dari Koes Plus, "Dheg Dheg Plas". Ia pun kembali mengundang musisi lain untuk bergabung ke atas panggung, kali ini Adikara.

"Terima kasih, anyway kita beri tepuk tangan yang meriah untuk Adikara," sambut Bilal.

Adikara Tutup Penampilan Lewat Lagu "Kapan-Kapan" Bersama Bilal dan Teza

Adikara
Adikara (Foto:Medcom/Basuki)

Adikara menjadi musisi terakhir yang tampil dalam rangkaian Tribute to Koes Plus by The Gentlemen's Club. Ia membuka penampilannya dengan membawakan dua lagu Koes Plus, "Why Do You Love Me" dan "Diana".

Selain menghidupkan kembali karya-karya Koes Plus, Adikara juga membawakan lagu orisinalnya yang cukup dikenal, "Primadona".
Kolaborasi tersebut kemudian mencapai klimaks ketika Adikara, Bilal Indrajaya, dan Teza Sumendra kembali bergabung di atas panggung untuk membawakan "Kapan-Kapan".

Ketiganya pun mengajak penonton bernyanyi bersama, sekaligus menutup penampilan Tribute to Koes Plus by The Gentlemen's Club pada hari pertama Papandayan Jazz Fest 2026.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA