Naik panggung tepat pukul 22.00 WIB, Tony Q langsung membuka penampilannya lewat tembang bertema satir dan alegoris yang sarat akan kritik sosial-politik bertajuk "Tragedi".
Usai nomor pembuka tersebut mengalun, Tony Q mengambil mikrofon untuk menyebarkan pesan positif dan menyapa hangat para penonton yang sudah memadati area panggung sejak malam makin larut.
"Yomann, salam damai semuanya di Pestapora! Kita ketemu dalam keadaan sehat semuanya ya, terima kasih. Yomann!" sapa Tony Q dari atas panggung Riang Gembira Stage.
Tanpa membiarkan tempo menurun, Tony Q langsung menghentak lewat hits ikonisnya, "Don't Worry". Sontak saja, dentum bass dan irama ketukan reggae yang santai langsung disambut antusias oleh penonton yang berdansa ria bersama kawan maupun pasangan.
Sesuai dengan nama tempatnya beraksi, Tony Q menegaskan tujuannya tampil di Pestapora malam itu adalah untuk menyebarkan kebahagiaan. Baginya, rasa gembira merupakan penawar dahaga terbaik di tengah riuk-pikuk kehidupan.
"Kita ada di panggung Riang Gembira, makanya kita pengen kalian semuanya bergembira karena gembira adalah obat," tutur Tony Q dilanjut menampilkan lagu "Gembira Adalah Obat".
Suasana malam di Pestapora 2026 pun kian magis ketika lantunan sing along masif berkumandang. Penonton dari berbagai generasi larut menyanyikan lagu-lagu yang telah menemani perjalanan tumbuh besar mereka, lagu-lagu yang kerap mengalun di warung kopi, kafe, hingga menjadi playlist wajib saat sesi "gitaran" di tongkrongan. Mulai dari "Tertanam", "Witing Tresno", hingga lagu "Republik Sulap".
Penampilan impresif Tony Q Rastafara akhirnya mencapai puncaknya ketika intro tembang paling dinanti-nantikan, "Pesta Pantai", dimainkan sebagai nomor pamungkas. Ribuan penonton pun kembali larut dalam nyanyian dan goyangan hingga penghujung pertunjukan.
"Thank you so much sudah datang semuanya, tanpa kalian kami bukan siapa-siapa. Semakin banyak teman semakin asik, yomann salam damai semuanya," tutup Tony Q Rastafara.
Baca Juga :