Diskoria dan Andien tampil di panggung utama Kota Baru Parahyangan Stage sebagai penampil penutup. Sebelumnya, panggung tersebut telah diramaikan oleh Tribute to Koes Plus by The Gentlemen's Club yang menghadirkan Bilal Indrajaya, Adikara, dan Teza Sumendra dalam satu panggung, serta penampilan diva pop Indonesia, Ruth Sahanaya.
Tampil sekitar pukul 21.30 WIB, Diskoria langsung menghadirkan atmosfer disko lewat aransemen musik elektronik mereka. Andien kemudian membuka penampilannya bersama Diskoria dengan membawakan "Naksir", salah satu trek dari album terbarunya, Sehidup Semusik, yang dirilis pada 26 Juni 2026.
Usai lagu pembuka, Andien menyempatkan diri menyapa para penonton TPJF 2026 yang memenuhi area pertunjukan.
"Selamat malam Papandayan Jazz Fest 2026. Selamat malam dari saya dan Diskoria," sapa Andien hangat.
Andien kemudian mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali bertemu dengan para penonton, termasuk mereka yang sudah lama tidak berjumpa dengannya maupun yang baru pertama kali menyaksikan penampilannya secara langsung.
"Senang sekali malam hari ini bisa bertemu dengan wajah-wajah yang mungkin udah lama nggak ketemu sama aku. Dan mungkin juga ada yang baru pertama kali ketemu pada malam hari ini. We're gonna have fun together!" lanjutnya.
Andien juga menjanjikan rangkaian lagu yang terasa ringan dan menyenangkan sepanjang penampilannya bersama Diskoria.
"Alright! malam hari ini kita akan membawakan beberapa buah lagu. Pokoknya lagunya harus feel-good song ya, Matt ya? Oke," tutur Andien.
Setelah itu, Andien membawa penonton bernostalgia melalui sejumlah lagu lawasnya. Ia membawakan "Milikmu Selalu" dan "Rindu Ini", dua lagu yang dirilis pada era awal perjalanan kariernya pada 2005.
Tak hanya lagu lawas, Andien juga membawakan "Selamat Ulang Tahun", salah satu materi dari album INTONESIA. Lagu tersebut turut melibatkan kolaborasi bersama Laelimanino dan Bandung Jazz Orchestra.
Menariknya, Andien berharap lagu tersebut dapat menjadi alternatif untuk menemani momen perayaan ulang tahun, berdampingan dengan lagu "Selamat Ulang Tahun" milik Jamrud yang selama ini begitu lekat dengan tradisi perayaan ulang tahun di Indonesia.
"Wuh! Untuk lagu yang tadi, lagu ulang tahun, semoga bisa disetel dan diputar terus ketika lagi ada yang ulang tahun. Bisa menjadi opsi untuk lagu teng teng teng teng (memperagakan nada ikonik lagu Jamrud) ada opsinya paling nggak ya," ujar Andien.
Baca Juga :
Teza Sumendra, Bilal Indrajaya, dan Adikara Hidupkan Lagu Koes Plus di Papandayan Jazz Fest
Memasuki penghujung penampilan, Andien mengajak seluruh penonton untuk bernyanyi bersama. Ia kemudian membawakan "C.H.R.I.S.Y.E." yang langsung disambut antusias oleh penonton.
"Alright, untuk lagu yang satu ini, aku minta semuanya harus nyanyi bareng. Kalau ada yang hafal, kita nyanyi bareng. Ayo semuanya!" tutupnya.
Sementara itu, Diskoria juga menyuguhkan kejutan melalui medley sejumlah lagu pop lawas era 1990-an hingga 2000-an. Mereka mengemas lagu "Berharap Tak Berpisah" milik Reza Artamevia hingga "Sinaran" dari Sheila Majid dengan sentuhan elektronik bernuansa disko dan funky.
Perpaduan musik elektronik khas Diskoria dengan karakter vokal Andien pun menjadi penutup yang meriah sekaligus membawa suasana nostalgia bagi penonton di hari pertama The Papandayan Jazz Fest 2026.