Pihak berwenang berencana memperkuat pengamanan di 31 gedung di sekitar lokasi. Kepolisian bersama Pemerintah Kota Seoul pun telah berkoordinasi dengan para pengelola gedung tersebut.
Pembatasan Akses Gedung di Sekitar Lokasi
Melansir dari The Korea Herald, enam gedung telah sepakat menutup pintu masuk utama dan hanya membuka akses melalui pintu belakang. Sementara itu, 25 gedung lainnya diimbau untuk membatasi akses ke area atap (rooftop) serta lantai atas.Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi penonton tanpa tiket yang mencoba menyelinap melalui gedung-gedung sekitar demi menyaksikan konser dari balkon atau atap. Hal ini dinilai berisiko membahayakan keselamatan bersama. Pihak keamanan ingin mencegah warga masuk melalui pintu belakang gedung dan keluar melalui pintu depan yang menghadap langsung ke area konser.
“Ini adalah langkah preventif demi mencegah kemungkinan kecelakaan, seperti penonton yang terjatuh atau adanya benda yang jatuh ke tengah kerumunan,” ujar salah satu pejabat kota, dikutip pada Senin, 16 Maret 2026.
Estimasi Lonjakan Penonton di Gwanghwamun
Konser comeback BTS yang digelar secara gratis ini menandai penampilan pertama grup tersebut dalam hampir empat tahun terakhir.Meski jumlah penonton undangan hanya sebanyak 22.000 orang, pihak kepolisian memperkirakan hampir 260.000 orang akan memadati kawasan sekitar Daehanmun di Deoksugung, terutama di sisi utara Gwanghwamun Square tempat panggung utama berdiri.
Selain aturan dari pemerintah kota, sejumlah pengelola gedung secara mandiri memutuskan untuk tutup demi alasan keamanan. Gedung KT West yang berbatasan langsung dengan alun-alun mengumumkan akan tutup total pada hari konser, termasuk seluruh restoran dan kafe di dalamnya.
Dampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Banyak pelaku usaha kecil di sekitar lokasi yang juga memilih untuk tidak beroperasi. Salah satunya adalah studio Pilates yang berada di dekat Stasiun Jonggak.“Biasanya kami buka setiap Sabtu dan tutup di hari Minggu. Namun, melihat prediksi kerumunan yang ada, kami memutuskan untuk tutup pada Sabtu ini dan menggantinya dengan buka pada hari Minggu,” jelas pemilik usaha tersebut.
Di sisi lain, pemilik usaha makanan justru melihat konser ini sebagai peluang besar untuk menarik pelanggan, khususnya saat jam makan siang.
“Konser dimulai jam 8 malam, jadi mungkin saat jam makan malam pelanggan tidak terlalu banyak. Namun, saya rasa saat jam makan siang akan sangat ramai, dan saya berharap penjualan bisa naik lebih dari tiga kali lipat,” ujar pemilik usaha bermarga Kim tersebut.
“Kami juga menyiapkan promosi khusus bagi pelanggan yang merupakan anggota ARMY dengan memberikan topping ekstra,” lanjutnya.
Perayaan Album Baru dan Jadwal Tur Dunia
Konser ini digelar sebagai perayaan peluncuran album penuh kelima BTS berjudul Arirang, yang terinspirasi dari lagu rakyat paling terkenal di Korea. Album tersebut hadir setelah jeda selama tiga tahun sembilan bulan, yakni masa di mana ketujuh anggota menjalani wajib militer.Bagi penggemar global, termasuk dari Indonesia, kemeriahan ini dapat disaksikan secara langsung melalui Netflix.
Setelah konser comeback tersebut, BTS dijadwalkan memulai rangkaian tur dunia pada 9, 11, dan 12 April 2026 di Goyang Stadium, Korea Selatan. Tur kemudian berlanjut ke Tokyo, Jepang pada 17–18 April, serta Tampa, Amerika Serikat pada 25–26 April.
Indonesia dipastikan masuk dalam daftar negara tujuan utama dalam rangkaian tur dunia tahun 2026. Konser BTS di Jakarta dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 26–27 Desember 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News