Pramono Anung akan melaksanakan modifikasi cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kondisi cuaca kering.
"Untuk modifikasi cuaca, mudah-mudahan hari ini awannya cukup untuk bisa dilakukan intervensi. Sebenarnya dimulai kemarin, 21 Oktober, tetapi awannya belum cukup,” ungkap Pramono Anung kepada awak media di Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Ia berharap kondisi awan dapat mendukung rencana modifikasi cuaca tersebut.
"Saya sangat berharap untuk hari ini dan besok, dan mudah-mudahan hari Sabtu paling lama sudah bisa turun hujan di Jakarta," ucap Pramono.
Ia mengaku telah bertemu langsung dengan Kepala BMKG beberapa hari lalu untuk membahas pengaturan dan pelaksanaan upaya tersebut.
Antisipasi Penurunan Kualitas Udara
Sebelumnya, Pramono Anung mengatakan bahwa kualitas udara di Jakarta memburuk sejak beberapa waktu terakhir.
Apalagi saat itu, pada Jumat, 16 Oktober lalu, asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah Jakarta melalui citra satelit BMKG.
"Memang sekarang ini dalam dua tiga hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk," kata Pramono Anung.
Baca Juga :
Tiket Konser Syahrini Rp35 Juta Terjual Habis
Jadwal Konser YE di Jakarta
Sementara itu, konser YE akan diselenggarakan di Stadion Utama GBK, Jakarta, pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, dan menjadi satu-satunya pertunjukan di wilayah Asia Tenggara dan Oseania.
Sebagian kategori tiket konser YE di Jakarta telah terjual habis. Kendati demikian, beberapa kategori masih tersedia, meliputi VIP West, VIP East, Festival, CAT 1, CAT 2, dan CAT 3.