Konser yang dipromotori Boss Creator dan Vindes tersebut dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 7 November 2026 mendatang.
Sebelumnya, tiket konser perdana pelantun hits "Seperti Mati Lampu" itu dinyatakan habis terjual hanya dalam waktu satu jam setelah penjualan resmi dibuka. Kondisi tersebut membuat sejumlah penggemar yang tidak kebagian tiket langsung membanjiri kolom komentar Instagram promotor.
Sejumlah penggemar bahkan meminta Boss Creator dan Vindes mempertimbangkan penambahan hari pertunjukan karena tingginya antusiasme terhadap konser tersebut. Komentar-komentar itu bermunculan dalam unggahan promotor yang mengumumkan tiket Lost in the Jungle telah sold out pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
"Dear Boss Creator, Vindes, karena tingginya minat atas konser ini, tolong lihat peluang yang sangat besar ini... Bahwa masyarakat membutuhkan healing jalur Nassar Oppa Kiyowo... Alias kami butuh hiburan di sela kesibukan... Bukankah menambah satu hari konser bisa membuat bangsa kita sedikit terobat in this economy," tulis akun Instagram @mrs.rica.
Komentar lain turut menunjukkan betapa sengitnya persaingan mendapatkan tiket konser King Nassar. Bahkan, seorang penggemar menyebut “war tiket” tersebut tidak kalah gila dibandingkan perebutan tiket konser artis K-Pop.
"War-nya gila banget lebih dari K-Pop," tulis akun @nefinafila.
"Bikin day 2 pleaseeeee!!!" tulis akun @___shelyrll.
Fans Minta Venue Konser Dipindah ke GBK
Permintaan penggemar tidak berhenti pada penambahan hari konser. Sebagian dari mereka bahkan meminta promotor memindahkan lokasi pertunjukan ke stadion yang memiliki kapasitas lebih besar.Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) menjadi salah satu venue yang disebut penggemar. Mereka menilai Istora Senayan terlalu kecil untuk menampung antusiasme terhadap penampilan perdana King Nassar sebagai bintang utama konser tunggal.
"PINDAH GBK," tulis akun @sugestisf.
"Inimah benar-benar harus tambah hari sama ganti venue. Plisss bangetlahhh. Kami butuh asupan oppa Nassar Kiyowo... BTS aja 3 hari, King kita mah minimal GBK," tulis akun @dittanurch.
Keinginan penggemar untuk menyaksikan Lost in the Jungle dalam lebih dari satu hari bukan tanpa alasan. King Nassar selama ini dikenal memiliki aksi panggung yang atraktif dan penuh kejutan ketika tampil di hadapan penonton.
Pedangdut bernama lengkap Nassar Fahad Ahmad Sungkar itu kerap menghadirkan stage act yang tidak biasa, mulai dari bernyanyi dan bergoyang di atas rigging panggung, mengenakan busana yang maksimal dan mencuri perhatian, hingga bernyanyi di atas mobil pemadam kebakaran.
Berbagai aksi spontan tersebut menjadi salah satu daya tarik penampilan King Nassar. Tak heran, ketika konser tunggal perdananya diumumkan, antusiasme penggemar pun langsung membesar hingga tiketnya ludes hanya dalam waktu satu jam.