Teaser 40 detik ini dibuka dengan sepenggal kalimat soal menghadapi tantangan. "Tenanglah sesaat dan ingatlah ketika kita semua dekat, berjuang bersama untuk Indonesia."
Berikutnya, tampak cuplikan Susi, yang diperankan oleh Laura Basuki, berdiri di atas podium di hadapan para penonton dan jurnalis. Matanya berkaca-kaca ketika menjadi pusat perhatian dan mendengarkan lagu Indonesia Raya.
Adegan ini merujuk pada momen seremoni penyerahan medali setelah Susi berhasil menang melawan Bang Soo-hyun (Korea Selatan) dalam babak final badminton tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992. Kala itu, atlet badminton putra yang kemudian menjadi suami Susi, Alan Budikusuma, juga menang meraih medali emas.
Kemenangan Susi dan Alan dalam Olimpiade 1992 merupakan momen bersejarah bagi olahraga Indonesia di mata dunia. Sejak mulai ikut Olimpiade pada 1952, itu adalah pertama kalinya kontingen Indonesia meraih medali emas. Dalam Olimpiade 1996, Susi menang di posisi ketiga dan mendapat medali perunggu.
Film biopik ini, yang berjudul resmi Susi Susanti: Love All, digarap sutradara Sim F dan menjadi karya debutnya untuk film cerita panjang. Sebelumnya, Sim F pernah menyutradarai salah satu segmen dalam film omnibus Sabubari Jakarta. Dia juga pernah mengerjakan sejumlah video musik.Baca juga: Monty Tiwa Beberkan Alasan Film Pocong 2006 Dilarang Tayang
Film ini diproduksi Damn I Love Indonesia Movies bersama Oreima Films, East West Synergy, serta Melon Indonesia dalam naungan Time International Films. Kementerian Pemuda dan Olahraga juga bergabung sebagai mitra produksi.
Dalam pernyataan resmi, pihak Time menyebut bahwa film ini hendak menunjukkan "semangat, pengorbanan, dan cinta Susi terhadap keluarga, passion, pasangan hidup, dan Indonesia" yang diteruskan kepada generasi millenial.
Film dijadwalkan rilis tahun ini, tetapi jadwal pastinya belum diungkap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News