Ardit Erwandha (Foto: Instagram/ernestprakasa)
Ardit Erwandha (Foto: Instagram/ernestprakasa)

Ernest Prakasa Kenang Perjuangan Awal Ardit Erwandha, Mirip Film Tunggu Aku Sukses Nanti

Elang Riki Yanuar • 19 Maret 2026 19:10
Ringkasnya gini..
  • Ernest Prakasa mengenang awal karier Ardit Erwandha sejak jadi komika pembuka di Samarinda.
  • Ernest ungkap ia yang mendorong perubahan nama panggung dari Adit menjadi Ardit demi identitas unik di dunia stand-up.
  • Perjuangan Ardit dari gagal SUCI hingga sukses jadi pemeran utama film diapresiasi Ernest sebagai hasil kerja keras 14 tahun.
Jakarta: Sineas ternama Ernest Prakasa mengenang tahun-tahun awal perjuangan Ardit Erwandha ketika masih merintis sebagai komika. Ernest juga mengungkap bahwa ialah yang mendorong Ardit untuk menggunakan nama panggungnya sekarang.
 
Hal ini diceritakan Ernest lewat akun Instagram pribadinya @ernestprakasa. Dalam rangka merayakan film terbaru Ardit bertajuk Tunggu Aku Sukses Nanti, ia mengenang awal mula pertemuan mereka di Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 2012. 

Sempat Jadi Komika Pembuka Ernest di Samarinda

Kala itu, Ardit menjadi komika pembuka dalam tur komedi perdana Ernest sebagai perwakilan lokal. Ia pun masih menggunakan nama panggung “Adit”. Setelah melihat penampilannya, Ernest menilai gaya pembawaan materi Adit berada di atas rata-rata komika sekelasnya.
“Saya sedang menjalani Merem Melek Tour, tur stand-up comedy pertama di Indonesia. Salah satu komika lokal yang membuka penampilan saya malam itu adalah Arditya Taqwa Erwandha, yang akrab dipanggil Adit. Tajam, enerjik, dan punya keluwesan panggung di atas rata-rata komika sepantarannya,” tulisnya. 
 
Pendiri rumah produksi Imajinari ini kembali menyambangi Samarinda untuk tur komedi keduanya, Illucinati, pada tahun 2013. Adit lagi-lagi menjadi komika pembuka untuk acara itu. Ernest masih ingat dengan komika lokal tersebut, bahkan menilai penampilannya semakin berkembang dibanding tahun sebelumnya.

“Adit kembali tampil sebagai komika lokal untuk membuka tur kedua saya, Illucinati. Saya langsung teringat, ‘Eh ini anak yang tahun lalu’. Semakin solid dan percaya diri. Menarik,” tambah Ernest.

Mencoba Peruntungan di Jakarta

Setahun setelahnya, Adit mulai menunjukkan taringnya dengan mengikuti berbagai kompetisi komedi di Jakarta. Penampilannya pun memukau Ernest, yang kala itu menjadi juri, sehingga membuatnya yakin untuk mengembangkan potensi Adit.
 
“Dalam rangkaian saya menjuri Liga Komunitas Kompas TV, Adit kembali tampil, memperkuat tim Samarinda. Di tahun yang sama pula Ardit menggemakan tawa di Stand-Up Fest, membuat saya bertambah yakin untuk merekrut dan mengembangkan potensinya,” ceritanya.

Lahirnya Ardit Erwandha

Pada tahun 2015, anggota Founder 5 itu meminta sang komika asal Samarinda untuk mengubah nama panggungnya dari “Adit” menjadi “Ardit”. Alasannya, sudah terlalu banyak orang yang menyandang nama tersebut.
 
“Hal pertama yang saya minta Adit lakukan ketika bergabung dengan kami adalah mengganti nama panggungnya menjadi Ardit. Sudah terlalu banyak Adit yang saya kenal, sementara Ardit belum ada satu pun. Maka resmilah Arditya Taqwa Erwandha menyandang nama panggung Ardit Erwandha,” ungkapnya.
 
Ernest Prakasa turut mengenang kegagalan Ardit dalam menembus ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) ke-5. Namun, ia menawarkan dua pilihan kepada komika tersebut: pulang ke Samarinda atau berjuang di Ibukota. 
 
Ardit pun memilih untuk menetap di Jakarta dan menjadi komika pembuka tetap untuk acara komedi stand-up Ernest, Happinest. Kemudian, ia kembali mencoba peruntungan di laga SUCI 6 hingga mampu melaju ke final. Bersaing dengan Indra Jegel, ia pun membawa pulang juara kedua.

Apresiasi Kesuksesan Akting Ardit di Film Terbaru

Ernest dan seluruh tim Hahaha Corp menghadiri acara penayangan perdana film Tunggu Aku Sukses Nanti pada 9 Maret lalu. Mereka menyaksikan secara haru penampilan Ardit sebagai karakter utama di film tersebut. 
 
Ernest pun mengapresiasi kerja keras yang dilakukan Ardit selama hampir 14 tahun. Ia juga menilai bahwa ini adalah pencapaian yang tidak main-main berkat kombinasi antara bakat, kerja keras, dan kerendahan hatinya. 
 
“Selamat, @arditerwandha. Kami bangga padamu,” pungkas Ernest.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA