Film dokumenter ini akan mengungkap perjalanan hidup Novac, mulai dari masa kecilnya di Serbia yang dilanda perang, pengorbanan keluarganya demi mendukung karier tenis, hingga perjuangannya menembus dominasi Roger Federer dan Rafael Nadal di dunia tenis profesional.
Meski kisahnya belum berakhir, Novak Djokovic telah meninggalkan warisan yang sulit ditandingi di dunia tenis. Dengan 24 gelar Grand Slam, lebih dari 1.100 kemenangan tunggal, medali emas Olimpiade, rekor 428 pekan sebagai petenis nomor satu dunia, serta berbagai pencapaian lain, ia dianggap sebagai salah satu petenis terhebat sepanjang masa.
| Baca juga: Usai Raih FFI dan JAFF, Dokumenter EKSIL Kembali Diputar di Jakarta |
Bagi Novak Djokovic sendiri, tenis telah memberinya banyak hal dalam hidup, tetapi pertarungan terbesar yang ia hadapi tidak hanya terjadi di lapangan. Melalui film dokumenter tersebut, ia ingin memperlihatkan sisi kehidupannya yang selama ini jarang diketahui publik.
“Saya bangga dapat membagikan sisi kehidupan saya ini bersama keluarga, tim, sahabat, dan para penggemar yang telah mendukung saya selama ini,” ujarnya.
Menurutnya, Amazon dan Jason Hehir selaku sutradara memahami bahwa dokumenter ini bukan sekadar tentang tenis, melainkan tentang orang-orang, nilai-nilai, dan berbagai momen yang membentuk perjalanan hidupnya.
Sementara itu, sutradara Jason Hehir mengatakan dirinya selalu tertarik memahami apa yang mendorong para atlet terbaik dunia untuk terus berjuang, bahkan setelah mencapai puncak karier.
| Baca juga: Manchester United Gandeng Amazon Prime untuk Serial All or Nothing Musim 2026/2027 |
“Novak memberi kami akses tanpa batas untuk menyaksikan langsung bagaimana dia menjalani persiapan fisik dan mental yang dilakukan tanpa lelah demi tetap mampu bersaing di level tertinggi, menghadapi lawan-lawan yang usianya bahkan bisa setengah dari usianya,” jelasnya.
Selama proses pembuatan dokumenter, Hehir mengaku dapat mengenal Djokovic bukan hanya sebagai petenis, tetapi juga sebagai ayah, suami, sahabat, hingga sosok publik yang kompleks dan kerap memicu perdebatan.
Ia berharap penonton dapat melihat potret seorang GOAT (Greatest of All Time) yang tengah menjalani fase penting di penghujung kariernya yang luar biasa.
Film dokumenter ini juga akan menampilkan wawancara mendalam dengan Djokovic, sang istri Jelena, keluarganya, serta sejumlah tokoh besar dunia tenis, termasuk Rafael Nadal, Andre Agassi, Pete Sampras, Boris Becker, dan Jim Courier. Selain itu, hadir pula para jurnalis dan pengamat olahraga seperti Mary Carillo, Patrick McEnroe, Howard Bryant, Chris Clarey, dan Matthew Futterman.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda