Lulu Tobing (medcom/Maiza Jasmine)
Lulu Tobing (medcom/Maiza Jasmine)

Lulu Tobing Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ibu Hilang Ingatan

Elang Riki Yanuar • 13 April 2026 23:10
Ringkasnya gini..
  • Lulu Tobing akui sempat tak percaya diri main film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan, karena peran ibu dengan gangguan ingatan.
  • Film drama keluarga karya Kuntz Agus ini tayang 13 Mei 2026, mengangkat kisah anak yang berjuang saat sang ibu perlahan lupa keluarganya.
  • Naskah film bikin Lulu Tobing menangis berkali-kali, sementara Yasmin Napper dan Ibnu Jamil ikut memperkuat cerita kehilangan yang emosional.
Jakarta: Film terbaru karya sutradara Kuntz Agus berjudul Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan siap tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026. Diproduksi bersama Rapi Films, film ini mengangkat drama keluarga yang emosional dengan Lulu Tobing sebagai pemeran utama yang memerankan sosok ibu.
 
Lulu Tobing mengungkapkan bahwa peran yang ia jalani kali ini cukup berbeda dibanding karakter-karakter sebelumnya. Meski kembali memerankan seorang ibu, ia menegaskan bahwa karakter tersebut memiliki sisi yang jauh lebih kompleks.
 
“Ibu lagi, tapi kali ini ibunya beda. Ibunya punya masalah yang mungkin hampir gak pernah ditemui di kehidupan sehari-hari gitu ya,” kata Lulu Tobing di Jakarta.

Dalam film ini, Lulu memerankan seorang ibu dengan kondisi hilang ingatan. Tema tersebut membuatnya harus melakukan pendalaman karakter lebih serius karena kondisi tersebut jarang diangkat dalam film drama keluarga Indonesia.
 
Ia menyebut peran ini menuntut riset lebih dalam agar dapat memahami karakter secara realistis dan meyakinkan.
 
“Kalau biasa saya berperan sebagai ibu yang sudah secara ekonomi atau segala macem tuh gampang dipelajari, tapi kali ini saya dapat karakter yang punya penyakit tertentu, yang saya harus cari tahu, banyak tentang gitu kan,” lanjutnya.
 
Tak hanya menantang secara teknis, Lulu juga mengaku sempat merasa tidak percaya diri saat pertama kali mendapat tawaran untuk memerankan karakter tersebut. Ia bahkan menyebut reaksinya cukup ekstrem karena merasa ragu bisa menjalankan peran itu dengan baik.
 
“Awalnya sih sakit perut ya dapet peran ini gitu hampir, saya agak percaya diri tapi pak Sunil kemudian meyakinkan saya untuk ambil peran ini dan bisa gitu ya,” ucap Lulu Tobing.
 
Setelah mendapatkan dukungan dan keyakinan, Lulu akhirnya mantap menerima tawaran tersebut. Ia mengatakan bahwa kekuatan cerita dalam naskah menjadi alasan utama dirinya yakin untuk terlibat dalam film ini.
 
Menurut Lulu, naskah Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan berhasil menghadirkan emosi yang kuat sejak awal ia membacanya. Ia bahkan mengaku menangis berkali-kali saat pertama kali membaca skenario.
 
“Saya suka banget sama ceritanya, begitu baca script nya itu nangis berkali-kali. Nah kalo udah kayak gitu saya enak tuh untuk mendalami karakternya,” kata Lulu Tobing.
 
Lulu Tobing didapuk memerankan karakter ibu bernama Yuke Yolanda. Sementara Ibnu Jamil berperan sebagai ayah. Yasmin Napper tampil sebagai Kesha, Shofia Shireen memerankan Kenya, dan Jourdan Omar sebagai Karlo.
   

Sinopsis Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan 

Film ini berfokus pada kehidupan Kesha, seorang mahasiswa tingkat akhir sekolah film yang sedang berjuang menyelesaikan tugas akhirnya. Di tengah kesibukannya mengejar mimpi, Kesha harus menghadapi kenyataan pahit ketika sang ibu, Yuke Yolanda, mulai mengalami gangguan ingatan yang semakin memburuk.
 
Awalnya, Yuke sering lupa hal-hal kecil seperti tanggal penting. Namun seiring waktu, kondisinya makin parah hingga ia mulai lupa jalan pulang dan kehilangan ingatan tentang keluarganya sendiri, termasuk ketiga anaknya, yaitu Kesha, Kenya, dan Karlo.
 
Perubahan drastis itu membuat rumah yang dulu penuh kehangatan perlahan terasa asing. Kesha pun berada dalam dilema besar antara tetap mengejar masa depan dan mimpinya, atau memilih pulang dan mendampingi ibunya sebelum namanya benar-benar hilang dari ingatan sang ibu.
 
Film ini mengangkat tema kehilangan dari sudut pandang yang emosional. Tidak hanya tentang mimpi yang terancam hilang, tetapi juga tentang ketakutan terbesar seorang anak saat mulai “menghilang” dari ingatan orang tua.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA