Clift Sangra (Foto: Medcom/Ratu)
Clift Sangra (Foto: Medcom/Ratu)

Kesaksian Clift Sangra Lihat Efek Ilmu Santet Sebelum Syuting Film Suzzanna

Elang Riki Yanuar • 17 Maret 2026 20:23
Ringkasnya gini..
  • Clift Sangra bagikan pengalaman lihat dukun berkaki manusia dan kuda di Banyuwangi, jadi inspirasi adegan film.
  • Pengalaman mistis Clift soal santet sejak 2018 bantu pengembangan film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
  • Film Suzzanna terbaru angkat kisah balas dendam penuh santet, tayang 18 Maret 2026 jelang Lebaran.
Jakarta: Aktor Clift Sangra mengungkap pengalamannya menyaksikan efek ilmu santet kepada para praktisi atau dukun. Ia mengaku melihat seorang dukun di daerah Banyuwangi, Jawa Timur yang berjalan dengan kaki hewan pada salah satu tungkainya. 
 
Hal tersebut diungkap ketika berbincang dengan awak media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini. Tim pencipta film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa melakukan berbagai riset terkait praktik santet di Indonesia sejak 2018. Mereka pun bertanya kepada banyak pihak, salah satunya kepada Clift.
 
“Jadi, waktu saya dipanggil Pak Sunil (Soraya), ngobrol-ngobrol, minta saran (terkait) apa yang saya ketahui soal santet, apa yang kurang (dari film) itu. Saya kasih beberapa ide,” ucap Clift Sangra.

Dukun dengan Dua Anatomi Kaki yang Berbeda

Suami mendiang Suzzanna itu mengaku melihat langsung efek praktik ilmu hitam kepada para penggunanya. Mereka bertemu dengan seorang dukun santet saat berkunjung ke daerah Banyuwangi, Jawa Timur. 

Awalnya, sang dukun mengenakan sarung sehingga bagian tungkai kakinya tertutup. Karena jalanan yang becek setelah hujan, dukun itu harus mengangkat sedikit sarungnya agar tidak basah. Dari situ, Clift dan Suzzanna melihat sesuatu yang janggal dari kaki sang dukun.
 
“Salah satunya itu yang saya pernah lihat langsung dengan almarhum Ibu Suzzanna itu kejadiannya di Banyuwangi. Jadi, dia itu adalah seorang dukun santet yang, tanpa tidak sengaja, itu saya lihat, pada saat itu, tuh, habis hujan, jadi jalanan itu becek, ya. Jalanan itu becek, jadi si dukun santet itu dia pakai sarung,” cerita aktor tersebut.
 
Sambungnya, “(Karena) jalanan becek, diangkat sarungnya gitu. Diangkat sarungnya itu, yang kaki kanan itu kaki manusia, yang kaki kiri itu kaki kuda. Itu betul-betul kejadian.”
 
Aktor berusia 60 tahun itu menilai bahwa sang dukun kemungkinan besar melakukan perjanjian dengan setan sehingga ia harus mengorbankan salah satu tungkai kakinya. Kesaksiannya pun disampaikan kepada Sunil Soraya sekaligus produser sehingga menjadi salah satu adegan dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. 
   

Cara Membunuh Dukun Menurut Clift

Di kesempatan yang sama, Clift Sangra juga memberikan ide kepada tim pencipta film terkait cara membunuh seorang dukun. Ia mengatakan bahwa setiap praktisi santet pasti memiliki ilmu kebalnya sendiri sehingga sulit dihabisi.
 
“Itu ada kelemahannya. Nah, kelemahannya itu yang saya kasih tahu... Jadi, dukun santet itu bisa mati hanya dengan ini. Enggak bisa cuma dibacok, ditusuk, ditembak itu enggak bisa. Itu ide-ide yang saya sampaikan ke Pak Sunil seperti itu,” pungkasnya. 

Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa mengisahkan perjalanan balas dendam tragis Suzzanna (Luna Maya) terhadap Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa kejam yang membunuh ayahnya melalui ilmu hitam alias santet. Sang ayah terbunuh ketika akan maju menjadi lawan Bisman dalam pemilihan Ketua Lurah Desa Karang Setan.
 
Terobsesi menuntut keadilan, Suzzanna nekat mempelajari ilmu serupa dengan seorang dukun perempuan (Nai Djenar Maesa Ayu). Namun, ia terjebak dalam dilema batin antara amarahnya yang meluap atau mempertahankan cintanya pada Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria yang dikenal taat beragama.

Jadwal Tayang Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026 menjelang momen Lebaran.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA