Keterlibatan Jackie Chan Stunt Team menandai perubahan pendekatan dalam penyajian adegan pertarungan. Film ini terlihat lebih mengandalkan koreografi bela diri dan aksi praktikal dibandingkan efek digital.
Terinspirasi Film Bela Diri Hong Kong
Sutradara Destin Daniel Cretton kembali bekerja sama dengan Peng Zhang. Mereka pernah bekerja sama untuk film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings. Kali ini, Zhang bertindak sebagai sutradara unit kedua (second-unit director) sekaligus memimpin penggarapan adegan aksi.Bersama Jackie Chan Stunt Team, Zhang menghadirkan koreografi bergaya Hong Kong yang dikenal lewat gerakan akrobatik, pertarungan cepat, dan aksi yang seolah menentang gravitasi, seperti yang kerap terlihat dalam film-film laga Hong Kong dan Tiongkok.
Meski Jackie Chan tidak terlibat langsung dalam menyusun koreografi pertarungan, kehadiran tim stunt miliknya telah memicu antusiasme penggemar Marvel yang berharap film ini menyajikan adegan aksi yang lebih realistis dan intens.
Hal ini terlihat dalam adegan laga terakhir saat Spider-Man berhadapan dengan The Hand, organisasi ninja kriminal. Pertarungan antara Spider-Man dan kelompok ninja tersebut berlangsung di sebuah penjara dengan keamanan maksimum.
Gaya pertarungan tersebut dinilai cocok dengan karakter Spidey yang mengandalkan kelincahan, lompatan, serta pertarungan jarak dekat.
Adegan aksinya disebut menampilkan koreografi bela diri yang mengalir, dipadukan dengan akrobat manusia, salto di udara, hingga momen slow motion saat Spider-Man menghindari lemparan bintang ninja (shuriken).
Tom Holland Puji Jackie Chan
Dalam acara promosi film di Shanghai, Tom Holland mengungkapkan kegembiraannya bisa bekerja sama dengan Jackie Chan Stunt Team. Bersama lawan mainnya, Zendaya, Holland mengatakan film terbaru Spider-Man akan menghadirkan gaya aksi yang belum pernah ditampilkan dalam seri-seri sebelumnya.Menurut Holland, kolaborasi tersebut menjadi perubahan besar bagi waralaba Spider-Man karena pengaruh seni bela diri dari Jackie Chan membuat cara Spider-Man bertarung di layar terasa berbeda.
"Dia adalah sosok yang sangat ikonik dan sudah lama saya kagumi. Dia juga memberi saya kepercayaan diri yang luar biasa," ujar Holland.
Aktor berusia 30 tahun itu juga mengenang pertemuannya dengan Jackie Chan saat proses syuting di London. Ia mengatakan tim stunt asal Tiongkok tersebut datang ke Inggris untuk melatihnya dan membantu mewujudkan adegan pertarungan dalam film.
Jackie Chan Kunjungi Lokasi Syuting, Kagumi Dedikasi Tom Holland
Media Hong Kong, HKO1, melaporkan Jackie Chan sempat mengunjungi lokasi syuting Spider-Man: Brand New Day di London dan menyaksikan langsung tim stunt-nya berlatih koreografi aksi.Chan mengaku senang bisa bertemu Cretton di lokasi syuting sekaligus melihat kontribusi timnya terhadap film tersebut. Ia juga berseloroh bahwa dirinya memastikan sang sutradara mengetahui tim stunt tersebut merupakan bagian dari Jackie Chan Stunt Team.
Selain itu, ia turut memuji dedikasi Tom Holland yang dikenal sering melakukan sendiri adegan berbahaya dalam film-film Spider-Man. Menurutnya, semangat Holland mengingatkannya pada para aktor laga yang benar-benar berkomitmen menjalani adegan aksi.
"Saya mendengar Holland melakukan banyak adegan berbahayanya sendiri. Dia sangat berdedikasi," puji Chan.
Film solo keempat Spider-Man sekaligus sekuel ke-38 dalam MCU ini mengambil latar empat tahun setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home (2021). Perilisan film ini juga segera menandai akhir dari Saga Multiverse di Fase 6 MCU.
Spider-Man: Brand New Day kembali dibintangi oleh Tom Holland, Jacob Batalon, dan Zendaya. Kemudian, mereka juga ditemani para pemeran baru seperti Jon Bernthal, Sadie Sink, Tramell Tillman, hingga Liza Colón-Zayas.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda