"Saya suka penasaran. Saya Muslim tapi suka penasaran sama anak-anak kecil cari telur isinya bukan telur tapi cokelat. Terus saya suka kepikiran. Itu telur tapi isinya hadiah. Jadi gimana kalau hadiahnya cowok cakep yang mengisi kesepian," kata Archie di Jakarta Pusat, Kamis, 28 November 2019.
Konsep Eggnoid berlanjut pada teori telur anak ayam dan induknya. Karakter Eggy diibaratkan sebagai anak ayam yang baru menetas dan bertemu induknya, Ran. Konsep telur itu juga berangkat dari sel telur dalam tubuh manusia.
"Sama kayak manusia semuanya berasal dari telur, itu juga konsepnya. Banyaklah filosofi cenayangnya," kata Archie.
Tato sayap Eggy
Hal menarik lain adalah tato sayap Eggy di area dada sebagai 'antena' keberadaan Eggy. Bagi Archie, tato sayap sebagai identitas Eggy sebagai eggnoid dan bukan manusia.
"Tato sayapnya, saya merasa kalau misalkan Eggnoid harus membedakan. Kalau fisik ganteng doang, banyak yang ganteng. Apa dong yang membedakan? Jadi dikasih tanda tato sayap karena telur, burung, dan sayap," kata penulis asal Bandung itu.
Eggnoid berangkat dari komik webtoon yang ditulis Archie The Red Cat. Kisah Eggnoid disadur dalam medium film dan menjadi film ketiga bagi sutradara Naya Anindita.
Eggnoid berkisah tentang persahabatan unik Ran dan Eggy yang terjalin selama dua tahun. Eggy adalah eggnoid yang dikirim untuk menemani kesepian Ran.
Kebersamaan mereka lambat laun mengubah perasaan Eggy terhadap Ran. Namun, Eggy harus menjaga jarak karena ada peraturan yang membuatnya tak bisa mencintai atau menjauhi Ran.
Film Eggnoid diproduseri Nurita Anandia di bawah bendera Visinema Pictures. Film ini dibintangi Morgan Oey, Sheila Dara, Kevin Julio, Luna Maya, Anggika Bolsterli, Reza Nangin, Martin Anugrah, Fatih Unru, Reuben Elishama, dan Marissa Anita.
Film Eggnoid tayang di bioskop 5 Desember 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News